Tidak Sholat Jum’at 3 Kali Karena Pandemi Corona, Akankah Kafir?

durasi baca: 2 menit

Sholat Jum’at berjarak di Masjid al Akbar Surabaya. (Foto: The New York Times)

Dalam beberapa hari terakhir, viral di tengah masyarakat adanya beberapa pihak (salah satunya adalah artis jarang on job) yang mengatakan bahwa orang yang meninggalkan shalat Jumat tiga kali maka otomatis dirinya menjadi kafir.

Benarkah demikian?

Hadis-Hadis yang berisikan ancaman meninggalkan shalat Jum’at antara lain :

عن أبي الجعد الضميري ، قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : مَنْ تَرَكَ ثَلَاثَ جُمَعٍ تَهَاوُنًا بِهَا طَبَعَ اللَّهُ عَلَى قَلْبِهِ

“Dari Abu Ja’ad ad-Dhomiri ia berkata, Rasulullah Saw bersabda: “Siapa yang meninggalkan 3 kali jumatan karena meremehkan, maka Allah akan mengunci hatinya”.

(HR.At-Tirmidzi, Abu Dawud, Nasa`i, Ibnu Majah dan Ad-Damiri, menurut Imam Hakim “shahih berdasarkan syarat Muslim.)

” من ترك الجمعة ثلاثا من غير عذر فهو منافق ” .

“Siapa yang meninggalkan jum’at selain udzur maka dia adalah orang munafik”. (HR.Ibn Khuzaiman dan Ibn Hibban)

مَنْ سَمِعَ الْأَذَانَ ثَلَاثَ جُمُعَاتٍ ثُمَّ لَمْ يَحْضُرْ كُتِبَ مِنَ الْمُنَافِقِينَ

“Siapa yang mendengar adzan jumatan 3 kali, kemudian dia tidak menghadirinya maka dicatat sebagai orang munafik”.

(Mushonnaf Abdurrozaq no. 5165)

لَيَنْتَهِيَنَّ أَقْوَامٌ عَنْ وَدْعِهِمُ الْجُمُعَاتِ، أَوْ لَيَخْتِمَنَّ اللهُ عَلَى قُلُوبِهِمْ، ثُمَّ لَيَكُونُنَّ مِنَ الْغَافِلِينَ

”Hendaknya orang yang suka meninggalkan jumatan itu menghentikan kebiasaan buruknya, atau Allah akan mengunci mati hatinya, kemudian dia menjadi orang ghafilin (orang lalai).” (HR. Muslim 865)

Baca Juga: Bolehnya Tenaga Medis Melaksanakan Sholat Lihurmatil Waqti

PENJELASAN:

Pertama:

Tidak ada satupun hadis yang menunjukkan cap “kafir” yang ter-stempel pada diri seorang muslim ketika meninggalkan shalat Jum’at. Ancaman yang diberikan oleh Allah adalah hatinya akan ditutup (dikunci mati), termasuk orang yang munafik, dan menjadi orang yang lalai.

Kedua :

Yang dimaksud ditutup/ dikunci hati pada hadis-hadis di atas adalah Allah tutup dan cegah hatinya dari kasih sayangnya, dan dijadikan padanya kebodohan, kering dan keras, atau menjadikan hatinya seperti hati orang munafik. Penjelasan ini dikemukakan oleh Imam Al Masnawiy, penulis kitab Faidhul Qodir, Ju6 hal. 133.

Dari keterangan penulis kitab Faidhul Qodir di atas bisa dipahami bahwa orang yang meninggalkan shalat Jum’at Allah tutup hatinya sehingga tidak bisa menerima kebaikan, nasehat dan bila ada yang memberi nasehat dia tidak mempedulikannya keadaan mereka laksana seperti orang-orang munafik yang benci kepada kebaikan.

Ketiga:

Yang dimaksud Munafik dalam hadis-hadis di atas adalah munafik ‘amaly (munafik dalam hal perbuatan, bukan keyakinan).

Hal ini memberikan pengertian kepada kita bahwa orang yang meninggalkan shalat Jum’at termasuk dalam kategori munafik perbuatan, bukan keyakinan, sehingga dia masih berstatus menjadi seorang muslim (bukan kafir).

Hal ini juga menunjukkan bahwa selama orang yang meninggalkan Jum’at tidak menentang kewajian Jum’at maka tidak dikategorikan kafir.

Inilah akidah Ahlussunnah yang tidak mudah mengkafirkan seseorang yang melakukan dosa, baik kecil atau besar. Berbeda dengan kaum Khawarij yang berpendapat orang yang melakukan dosa besar dapat dikategorikan sebagai kafir.

Akankah kalian menjadi bagian dari golongan Khawarij?

Keempat:

Beberapa hadis di atas menunjukkan sebuah tarhib atau ancaman agar kita senantiasa menjaga shalat Jumat kita dengan baik, dan tidak mudah meninggalkan kecuali karena ada udzur yang dibenarkan secara syar’i, seperti sakit, musafir, tersebarnya wabah corona dan lain sebagainya.

Kelima :

Jika terjadi wabah seperti corona pada saat ini, khususnya di daerah yang masuk dalam kategori “zona merah”, maka wabah tersebut dapat dianggap sebagai udzur (alasan syra’i) untuk tidak melakukan shalat Jumat. Kita diperbolehkan untuk tidak shalat Jumat dan dapat menggantinya dengan shalat zuhur saja.

 

_____

Editor: Hanif Rizal Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *