Menteri BUMN Ibu Rini Soemarno : BUMN Adalah Milik Bangsa, Milik Kita Bersama

by Juni 10, 2017
durasi baca: 2 menit

Krapyak, “Ramadan Bulan Penuh Berkah” nyatanya bukanlah slogan semata. Sekitar Pukul 4 Sore, 10/06/2017 Ibu Rini Soemarno seorang Menteri di jajaran Kabinet Kerja Jokowi, yang memangku jabatan sebagai Menteri BUMN, hadir di Pondok Pesantren Al Munawwir dalam kunjungan yang bertajuk “Menjalin Ukhuwah, Menggapai Barokah”.

Sejak sebelum jam 4 Sore, para santri maupun santriwati Pesantren Al Munawwir, telah membentuk barisan memanjang demi menyambut Ibu Menteri, tak lupa pula Hadrah Al Munawwir ikut mengiringi perjalanan masuk mobil Kementrian di halaman Pesantren.

KH. R. M. Najib Abdul Qodir, sebagai pengasuh ditemani Ibu Nyai. Hj. Ida Fatimah Zainal dan beberapa dewan pengasuh pesantren lainnya, juga ikut menyambut kedatangan tamu kenegaraan tersebut dengan ramah. Uniknya, demi menghormati masyarakat pesantren, Ibu Menteri memakai kerudung yang membuatnya terlihat lebih cantik dan menawan.

Dalam kunjungan itu, Ibu Rini didampingi oleh beberapa jajaran kerjanya di Kementerian BUMN Republik Indonesia, seperti Bapak Imam Apriyanto Putro (Sekretaris Kementerian), Bapak Gatto Trihargo dan Bapak Wahyu Kuncoro (Deputi Kementerian), Bapak Suprajarto (Dirut PT. BRI Persero Tbk.), Bapak Maryono (Dirut PT. BTN Persero Tbk.) dan beberapa nama lain yang ada di jajaran kementeriannya.

Lagu Indonesia Raya menjadi awal pembuka acara tersebut. Para Santri ikut berdiri menghormati dentuman Lagu Kebangsaan Bangsa Indonesia itu. Lantas dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci al Qur’an yang dibawakan oleh Alvin Fauzi, salah seorang santri komplek SMK.

Kemudian sambutan dari pihak pengasuh yang disampaikan oleh Ibu Nyai Hj. Ida Fatimah Zainal.”Menjaga tali silaturrahmi merupakan strategi kita untuk memperpanjang umur yang diberikan Tuhan. Demikian halnya yang dilakukan oleh Ibu Rini Soemarno beserta jajarannya, adalah wujud i’tikad baik dalam menselaraskan program Negara dalam pembentukan karakter bangsa.

Tentu dengan pengenalan-pengenalan mengenai hal yang bersangkut-paut dengan Pesantren”. Ujar Bu Nyai. Selain itu, Bu Ida juga menjelaskan historisitas perjalanan berdirinya Pondok Pesantren Al Munawwir sejak tahun 1911 sampai sekarang, yang telah menelurkan beberapa kaum terpelajar yang berhasil meneruskan perjuangan Pendiri Pesantren di berbagai daerah.

Sementara itu, Ibu Rini Soemarni, dengan rendah hati memohon maaf atas keterlambatannya di awal sambutan. “Badan Usaha Milik Negara, adalah juga milik Bangsa dan Milik kita bersama” tukas Ibu Menteri. Mengenai kunjungan kali ini, Ibu Menteri juga menyampaikannya, bahwa kunjungan kali ini adalah kunjungan “Paket Ramadan” dari BUMN. Pun dalam rangka menyatukan misi untuk memperbaiki kinerja Pemerintahan dalam membantu keberlangsungan kegiatan di Pesantren.

Terutama bantuan dalam bentuk finansial, misal perbaikan, dan pembangunan. Selain itu, juga sebagai usaha untuk mensosialisasikan BUMN yang ada kepada masyarakat secara umum. Dalam kesempatan kali ini pula, Ibu Menteri memberikan pertanyaan kepada dua santri putra dan putri, mengenai nama-nama BUMN yang para santri ketahui. Pertanyaan itu dijawab dengan tuntas dan masing-masing santri diberi Tabungan dari Bank BRI dan BTN.

Setelah seremonial acara rampung, sebagai pemungkas acara, KH. R. M. Najib Abdul Qodir memberikan do’a penutup. (Afqo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *