Komplek Ribathul Quran Putri

durasi baca: 4 menit

Selayang Pandang

Ribathul Qur’an Putri adalah salah satu lembaga pendidikan yang berdiri di bawah naungan Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta. Pesantren ini didirikan oleh KH Muhammad Munawwir bin Abdullah Rosyad pada tanggal 15 November 1910 M. KH Muhammad Munawwir dikenal sebagai salah satu Maestro al-Qur’an di Indonesia, khususnya di Tanah Jawa. Beliau memiliki spesifikasi pada hafalan al-Qur’an dan Qiro’at (Qiro’at Masyhuroh dan Qira’at Sab’ah).

Sesuai dengan keahlian tersebut, beliau mendirikan pesantren yang memfokuskan pada pengajian al-Qur’an. Dalam arti menghafalkan dan mendalami ragam qira’atnya, yang pada mulanya disebut sebagai Ribathul Qur’an.

Pada perkembangannya, khususnya pasca beliau meninggal dunia pada 13 Jumadil Akhir 1360 H/06 Juli 1942 M, perjuangan dan kepemimpinan pesantren pun dilanjutkan oleh tiga serangkai, yakni: KH Abdul Qodir Munawwir, KH Abdullah Affandi Munawwir dan KH Ali Maksum. Sesuai dengan fungsi dan tujuan lembaga pendidikan ini yang memfokuskan pada tahfidh al-Qur’an, maka pada tahun 1955 atas prakarsa KH R Abdul Qodir Munawwir, lembaga pendidikan ini namanya diubah menjadi Madrasah Huffadh, yang berarti tempat nderes atau belajar para huffadh (penghafal al-Qur’an).

Pada tanggal 2 Februari 1961 M, KH R Abdul Qodir Munawwir berpulang ke rahmatullah dan tepat pada tujuh tahun setelahnya, yang bertepatan pada 10 Januari 1966 M KH Abdullah Affandi Munawwir pun menyusul beliau. Sesuai dengan musyawarah Keluarga Besar Bani Al Munawwir kepemimpinan dipegang oleh KH Ali Ma’shum hingga 1989 M.

Mulai 1989 M kepemimpinan pusat Pondok Pesantren Al Munawwir dipegang oleh KH Zainal Abidin Munawwir hingga 2014.

Kemudian, pada tahun 2014 kepemimpinan pusat Pondok Pesantren Al Munawwir dilanjutkan oleh KH R Muhammad Najib Abdul Qodir Munawwir.

Dalam masa kepengasuhan KH R M Najib Abdul Qodir Munawwir, pada tahun 2016 berdiri Ribathul Qur’an wal Qira’at Putri yang diasuh langsung oleh beliau. Yang bertempat di ndalem KH R M Najib Abdul Qodir Munawwir di lantai tiga. Namun, sepeninggal beliau pada 20 Jumadil Ula 1442 H/4 Januari 2021 M kepengasuhan Ribathul Qur’an Putri dilanjutkan oleh Ibu Nyai Hj. Musta’anah Tsaniyah selaku istri KH R M Najib Abdul Qodir yang dibantu oleh menantu beliau KH Mas’udi Fathurrahman selaku penanggung jawab Ribatul Qur’an Putri yang juga selaku pengasuh Madrasah Huffahd 1 dan Gipa al-Qosim.

Ribathul Qur’an wal Qira’at Putri lebih menekankan pada takhassus sorogan al-Qur’an baik dari segi hafalan, tawjid serta mengamalkan atau mengaplikasikan isi kandungan al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Pendidikan

a. Pengajian al-Qur’an

Pengajian al-Qur’an di sini dikhususkan bagi santri yang menghafalkan al-Qur’an 30 juz yang diampu langsung oleh beliau KH R M Najib Abdul Qodir beserta menantu beliau KH M Mas’udi Fathurrahman dan Ibu Nyai Hj. Nilna Minah. Adapun pengajian al-Qur’an di sini santri harus melakukan tes seleksi sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh penanggung jawab komplek Ribathul Qur’an Putri.

Pengajian al-Qur’an bil ghaib terbagi menjadi 2, yakni:

  1. Pengajian al-Qur’an pada Ibu Nyai Hj. Nilna Minah (bagi santri pemula mulai juz 1- juz 10)

Waktu:

Pagi: 08:30 WIB – Selesai

Malam: 20:30 – Selesai

Tempat: Ndalem KH R M Najib Abdul Qodir Lantai 2

Sistem: Sorogan, Ziyadah dan diwajibkan Muraja’ah.

 

  1. Pengajian al-Qur’an pada KH. Muhammad Mas’udi Fathurrohman

Waktu:

  • Jam I (Pagi 05:30 WIB – Selesai)

Khusus bagi santri yang telah mendapat 20 Juz dan Qiro’ah Sab’ah

  • Jam II (Pagi 10:00 WIB – Selesai)

Khusus santri yang telah mengikuti ujian 10 Juz. Kecuali yang telah diizinkan oleh KH Muhammad Mas’udi Fathurrohman untuk langsung mengaji kepada beliau.

  • Jam III (Sore 16:00 WIB – Selesai)

Tempat: Ndalem KH R Muhammad Najib AQ

Sistem: Sorogan, ziyadah dan diwajibkan muroja’ah

  • Santri yang berhalangan/tidak mengikuti kegiatan sorogan al-Qur’an, tetap diwajibkan ikut serta atau hadir dalam majlis pengajian al-Qur’an. Serta diwajibkan mengikuti pengajian Diba’ setiap hari, yang dilaksanakan bakda Magrib.

 

b. Sima’an Al-Qur’an

Bagi seluruh santri diwajibkan mengikuti sima’an/ujian hafalan al-Qur’an setiap kelipatan 5 Juz. Jika belum mengikuti ujian kelipatan 5 Juz maka santri tidak diperbolehkan ziyadah hafalan.

 

c. Takror

Takror atau muroja’ah (mengulangi hafalan al-Qur’an) yang telah disetorkan sebelumnya secara pribadi. Kegiatan ini dilakukan pada:

 

  • Bakda Asar, bagi santri yang mengaji di Ibu Nyai H. Nilna Minah.
  • Bakda Isya’, bagi santri yang mengaji di KH Muhammad Mas’udi Fathurrohman

Kegiatan ini diwajibkan takror 1 Juz setiap harinya. Dimulai sesuai dengan perhitungan tanggal hijriyah dan ditulis di buku takror sebagai tanda bukti. Dikumpulkan setiap seminggu sekali pada malam Jum’at.

 

d. Halaqah

Halaqah adalah lingkaran, dalam satu majlis bersama. Sama mengulang hafalan setiap pertemuan satu juz, disima’ perhalaman secara bergantian.

 

e. Kajian Kitab Amsilati

Selain kegiatan takhasus sorogan al-Qur’an, Ribathul Qur’an wal Qira’at Putri mempunyai kegiatan tambahan berupa kajian Kitab Amtsilati guna membantu para santri dalam mendalami al-Qur’an, yang dilakukan setiap malam sabtu pukul 20:00 WIB – Selesai.

 

f. Tahlil

Tahlil merupakan kegiatan rutin setiap malam Jum’at yang langsung dipimpin oleh Ibu Nyai Hj. Musta’anah Saniyyah dan dilanjutkan membaca Surah al-Kahfi dan al-Mulk.

 

g. Maqbaroh

Maqbaroh merupakan suatu kegiatan ziarah makam yang rutin dilaksanakan satu bulan sekali pada hari Jum’at pagi di awal bulan. Terutama ziarah makam pendiri Pondok Pesantren Al Munawwir KH. Muhammad Munawwir bin Abdillah Rosyad serta makam para dzurriyah lainnya.

 

h. Senam

Senam merupakan kegiatan tambahan sebagai sarana santri untuk meningkatkan kesegaran

 

i. Haul dan Khataman

Haul dan Khataman al-Qur’an merupakan agenda kegiatan yang dilaksanakan setiap 2 tahun sekali. Kegiatan ini biasanya dilaksanakan setiap tanggal 10 Sya’ban yang berbarengan dengan Haul KH R Abdul Qodir Munawwir. Meskipun pada kenyataannya terkadang dapat berubah sesuai dengan rapat Panitia Haul dan Khataman.

 

Syarat Pendaftaran

  • Calon santri harus diantar orang tua atau wali sowan kepada pengasuh Ribathul Qur’an Putri
  • Mengikuti tes hafalan yang akan dites langsung oleh penanggung jawab Ribathul Qur’an Putri KH Muhammad Mas’udi Fathurrohman
  • Mengisi formulir pendaftaran dengan jelas dan lengkap setelah mendapatkan surat tanda telah lulus ujian.
  • Santri wajib membayar biaya pendaftaran santri baru
  • Santri wajib menyerahkan foto kopi KTP/Identitas yang sah dan masih berlaku, dan menyerahkan foto kopi kartu keluarga.
  • Sanrti wajib menyerahkan pas foto ukuran 3×4 berwarna dan berjilbab sebaganyak 4 lembar.

 

Administrasi

A. Biaya Pendaftaran Santri Baru

NO URAIAN PEMBAYARAN NILAI
1 Pendaftaran Rp. 150.000
2 Sumbangan Haul Rp. 75.000
3 Kesejahteraan Rp. 150.000
4 Sumbangan Pembangunan Rp. 600.000
5 Almari Rp. 100.000
6 Syahriyah Bulan Dzulhijjah Rp. 475.000
7 KTS Rp. 15.000
8 Kas Pusat Rp. 50.000
9 Jas Almamater Rp. 200.000
10 Kalender Rp. 25.000
11 Seragan 2 Set Rp. 320.000
12 Kas Pondok Rp. 100.000
Total Rp. 2.260.000

 

B. Biaya Syahriyah

NO URAIAN NILAI
1 Kos Makan Rp. 355.000
2 Kas Kamar Rp. 20.000
3 Tabungan Rp. 30.000
4 SPP Rp. 70.000
Total Rp. 475.000

 

C. Biaya Pendaftaran Santri Lama

NO URAIAN PEMBAYARAN NILAI
1 Pendaftaran Rp. 100.000
2 Sumbangan Haul Rp. 75.000
3 Kesejahteraan Rp. 150.000
4 Sumbangan Pembangunan Pondok Rp. 100.000
5 Syahriyah Bulan Dzulhijjah Rp. 475.000
6 Kas Pusat Rp. 50.000
7 Kalender Rp. 25.000
  Total Rp. 975.000

 

D. Biaya Syahriyah

NO URAIAN NILAI
1 Kos Makan Rp. 355.000
2 Kas Kamar Rp. 20.000
3 Tabungan Rp. 30.000
4 SPP Rp. 70.000
Total Rp. 475.000

 

 

Contact Person          : 0812-1522-6511 (Pengurus RQ Pi)

Instagram                   : @komplek.ribathulquranputri