Ketika Para Malaikat Sholat Jum’at

durasi baca: 2 menit

ilustrasi by Najilul Barokah/Q

Kisah ini bermula Ketika Allah berfirman:

وإذ قال ربك للملائكة إني جاعل في الأرض خليفة

“Sesungguhnya Aku hendak menjadikan (manusia) khalifah di muka bumi.”

Kemudian malaikat protes dan berkata:

أتجعل فيها من يفسد فيها ويسفك الدماء ونحن نسبح بحمدك ونقدس لك

“Mengapa yang hendak Engkau jadikan (khalifah) di bumi itu adalah manusia yang akan membuat kerusakan di bumi dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?”

Maka Allah menyalahkan mereka dan berfirman:

إني أعلم ما لاتعلمون

“Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kalian ketahui.”

Seketika itu takutlah para malaikat, lalu mereka berthowaf dengan mengelilingi ‘arsy sebanyak tujuh kali, kemudian Allah memaafkan mereka dan memerintahkan mereka untuk membangun sebuh bait/rumah di muka bumi, sehingga andaikata anak-anak Adam melakukan dosa kemudian mereka mau berthowaf mengelilingi bait/rumah itu sebanyak tujuh kali, maka mereka akan dimaafkan sebagaimana malaikat dimaafkan.

Para malaikat pun kemudian turun dan membangun bait (kakbah) di bumi, lalu Allah mengangkat (kakbah) ke langit keempat saat terjadi banjir bandang, dan Allah menciptakan menara di sisi kakbah (yang ada di langit keempat) dan dinamakan baitul makmur. Panjang menara itu sekitar perjalanan lima ratus tahun.

Baca Juga: Renungan Ramadhan: Orang-Orang Rakus

Ketika tiba hari Jum’at, Malaikat Jibril alaihis salam naik ke atas menara dan mengumandangkan adzan, Malaikat Israfil alaihis salam naik ke atas mimbar dan berkhotbah, Makaikat Mikail alaihis salam yang mengimami sholat.

Ketika para malaikat telah usai sholat, berkatalah Malaikat Jibril alaihis salam “Pahala yang aku dapat dari adzan aku berikan kepada seluruh muadzin di muka bumi.”

Malaikat Israfil alaihis salam berkata “Pahala yang aku dapat dari berkhutbah aku berikan kepada seluruh khotib di muka bumi”,

Malaikat Mikail alaihis salam berkata “Pahala yang aku dapat dari mengimami aku berikan kepada orang yang menjadi imam hari jumat di muka bumi.” Kemudian seluruh jama’ah malaikat berkata: “Pahala yang kami dapat dari berjamaah kamu berikan kepada seluruh orang yang sholat jumat dibelakang imam.”

Kemudian Allah berfirman: “Wahai para malaikat-Ku, Apakah kalian memuliakan hamba-hamba-Ku sedangkan Aku adalah Yang paling Mulia dari Yang Mulia, Wahai para malaikat-Ku, Aku bersaksi pada kalian, sesungguhnya Aku telah mengampuni mereka, dan ini semua dikhususkan untuk umat ini (Muhammad) dan tidak ada bagian dari ini untuk seluruh umat terdahulu”.

اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا ومولانا وحبيبنا وشفيعنا محمد

 

__

Editor: Afqo

Ust. Muhammad Yunan Roniardian, M.Sc
follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *