WISUDA MADRASAH SALAFIYAH V

2 years ago
durasi baca: 2 menit

Almunawwir.com – (Sabtu, 12/08/2017), Pondok Pesantren Al Munawwir Komplek R2 di bawah asuhan Ibu Nyai Ida Fatimah Zainal Abidin M.S.I. telah menyelenggarakan serangkaian acara Wisuda dan Penerimaan Rapor Madrasah Salafiyah V. Acara tahunan ini tentu sangat dinanti-nantikan para santriwati dan menjadi acara yang cukup mendebarkan. Tahun ini Madrasah Salafiyah V berhasil mewisuda 13 santriwati Diniyah kelas IVnya.

Acara ini berlangsung  khidmat di Aula G, selain dihadiri oleh seluruh santri komplek R2 dan Ibu Nyai Hj. Ida Fatimah ZA, acara juga dihadiri oleh Dr. Phil Sahiron Syamsudin selaku Penasehat Madrasah Diniyah V dan jajaran Asatidz. Suasanapun seketika terasa formal namun tetap santai.

Wisuda dimulai kurang lebih pukul 20.00 WIB dan di sambut dengan lantunan sholawat dari Hadroh Ar-Rahman. Sedangkan setelah acara wisuda berupa pengalungan samir dan penerimaan ijazah, dilanjutkan sambutan dari ketua pondok oleh Mbak Naila Latifah L, yang juga merangkap sebagai perwakilan santri, sekaligus memberi ucapan selamat kepada 13 santriwati yang kini telah berhasil menyelesaikan pendidikkan diniyahnya di Madrasah Salafiyah V dengan baik dan penuh istiqomah. “Semoga ilmu yang didapat di Madrasah Salafiyah V Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak ini, menjadi ilmu yang berkah, bermafaat fi-ddiny wadunya hattal akhiroh” pungkasny usai memberikan sambutan.

Selain itu, Ibu Nyai Ida juga memberikan ucapan selamat serta nasehat bahwa sebagai seorang santri tidak boleh hanya mementingkan pendidikan formalnya saja. Santri harus mampu mengimbangi pendidikkan pondok dengan penuh istiqomah, dan melakukan  hal-hal yang sepatutnya di lakukan oleh seorang santri. Tentunya sesuai dengan konteks syar’i. Beliau menekankan, bahwa beliau juga ingin menjadi bagian dari keluarga sebagaimana ibunya para santri. Ingin melihat anak-anaknya sukses nantinya.

“Ibu juga ingin melihat kalian sukses. Melihat kalian selalu jamaah solatnya, rajin ngajinya.” tutur beliau.

Menariknya, di tengah-tengah acara para santriwati mempersembahkan tayangan video dan kado pribadi kepada Ibu Nyai Ida. Kejutan disiapkan untuk ulang tahun di bulan yang bertepatan dengan acara wisuda. Wisuda yang tadinya dirasa hanya pengalungan samir seperti tahun lalu ternyata mendapatkan bumbu acara perayaan ulang tahun pengasuh komplek R2 berikut dengan pemotongan tumpeng sendiri.

“Aneh-aneh wae tingkahe (Aneh-aneh saja tingkahnya),” celetuk Ibu Nyai semalam.

Di penghujung acara Bapak Dr. Phil. Sahiron Saymsudin,  juga memberikan beberapa nasehat untuk para santriwati, bahwa hikmah ilmu lebih terasa ketika kita telah membagikan ilmu kepada orang lain.

“Jadi, jika dalam proses menuntut ilmu kalian merasa tidak paham itu tidak apa-apa. Terus istiqomah dan belajar. Ada saatnya nanti kita akan dipahamkan oleh Yang Kuasa.”

Beliau juga menuturkan, bahwa sebagai Thollibul ‘Ilmi (seorang pencari ilmu), kita tidak boleh berhenti belajar atau ilmu kita hanya akan stagnan saja. Ilmu harus senantiasa dipelajari dan diajarkan.

Seusai seremonial acara rampung, acara Wisuda dipungkasi dengan pembacaan do’a dan makan malam bersama. [Aninda Wb]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *