Ustaz Abdus Shomad Kagum dengan Karya Al-Maghfurlah KH Ahmad Warson Munawwir

durasi baca: 2 menit

Rangkaian acara haul ke 5 Al Maghfurlah K.H. Ahmad Warson Munawwir berbeda dengan peringatan haul pada tahun-tahun sebelumnya.

Pasalnya, pada tahun ini acara haul telah dimulai sejak tanggal 22 Februari 2018 dengan agenda simaan Alquran oleh santri tahfidz komplek Q.

Kemudian di hari Jumat, (23/02/18) acara dilanjutkan dengan majlis tahlil dan doa yang berlangsung secara khidmah dengan dipimpin oleh Romo K.H.R. Muhammad Nadjib bin K.H. Abdul Qadir bin K.H. Munawwir. Dan sambutan atas nama pengasuh pesantren yang disampaikan oleh K.H. Muhtarom Busyro.

baca juga : Teruntuk Bapak di Surga (Ahmad Warson Munawwir)”

Acara tersebut selain diikuti oleh seluruh santri putri Komplek Q dan dihadiri oleh masyarakat sekitar, para masyayikh, sesepuh Pondok Pesantren Al-Munawwir, dan beberapa keluarga terdekat serta yang paling membahagiakan adalah datangnya Ustaz Abdus Shomad, L.c., M.A. yang hadir dan diberi amanah sebagai pembicara.

Dalam ceramahnya beliau bercerita jika “dulu pada zaman saya masih kuliah di Mesir, saya menemukan lebih dari 2400 anak Indonesia yang hampir semuanya memakai Kamus Al-Munawwir karya Kiai Warson yang sedang kita Hauli ini”.

Hal ini mengisyaratkan bahwa meskipun beliau telah wafat tapi karyanya bisa dinikmati dan masih tetap bermanfaat untuk semua orang. Lanjut ustaz kondang yang sempat berkeinginan untuk mondok di pesantren krapyak tersebut.

baca juga : Mbah Munawwir, Barzanji dan Kasihnya kepada Santri”

Ceramah Ustaz Shomad ini menjadi akhir dari serangkaian acara tahlil dan doa dalam Haul Al Magfurlah K.H. A. Warson Munawwir ke-5. (Lis/Reza)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *