Cerita Tawadhu’ dan Fadhilah Ketawadhu’an itu Sendiri

durasi baca: 4 menit Oleh : KH. Fairuzi Afiq Dalhar* Tawadhu’ adalah sifat yang sangat mulia. Namun hanya segelintir orang yang mampu memilikinya. Ketika ada orang yang sudah memiliki gelar mentereng, berilmu tinggi, maupun memiliki harta melimpah dan mendapat amanah kedudukan lebih tinggi daripada publik, sedikit dari mereka yang memiliki sifat rendah hati atau tawadhu’. Ketika orang telah merasa semuanya telah ada digenggamannya, jarang dari mereka mengamalkan filosofi padi “semakin berisi, semakin merunduk”. Padahal, tawadhu’ merupakan perintah agama. Tawadhu’ adalah sifat antara rendah diri dan sombong. Tawadhu’ adalah menampakkan diri lebih rendah daripada orang lain yang memiliki derajat kemuliaan lebih tinggi daripada kita sendiri. Baca Selanjutnya . . .