Ngaji Jalalain : Sikap Hati-Hati Mbah Ali

Sumber Foto: basman.mas.ru

durasi baca: 2 menit Oleh: Dr. KH. Hilmy Muhammad, M.A #NgajiTafsir Surat an-Nisa` (4) ayat 29: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil…” Antara sikap kehati-hatian Allahuyarham Simbah KH. Ali Maksum, beliau menolak pemberian hadiah uang dari Panglima ABRI; Jenderal LB. Moerdani. baca juga : Ngaji Jalalain : Upaya Mengenali Dosa beserta Dampak-Dampaknya” Kisahnya, tidak lama sesudah Peristiwa Tanjung Priok tahun 1984 yang menewaskan puluhan orang, Jenderal Moerdani keliling Indonesia menemui tokoh ulama guna meredam kemarahan kaum muslimin. Di banyak tempat, momen Moerdani salaman sambil berpelukan dan cipika-cipiki dengan kiai-kiai, memperoleh liputan yang luas oleh media massa. Baca Selanjutnya . . .

Ngaji Jalalain : Ketidakmampuan Suami Berlaku Adil dalam Poligami

durasi baca: 4 menit Oleh : K.H. Hilmy Muhammad #NgajiTafsir Surat an-Nisa` (4): ayat 129: “Dan kamu tidak akan dapat berlaku adil di antara istri-istri(mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian, karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai), sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan), maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang”. Ayat ini menjelaskan banyak hal terkait poligami, antara lain: (1) Ayat ini menegaskan bahwa suami tidak mungkin berlaku adil dalam membagi perhatian dan kasih sayang terhadap istri-istrinya, dikarenakan hal tersebut menjadi urusan dan kecenderungan hati, yang patokannya secara dhohir sulit Baca Selanjutnya . . .