Mbah Warson, Wajah Keteduhan hingga Keteladan

Oleh: Hayatun Amanah Beberapa hari sebelum menulis kisah ini, saya dapat pesan lewat Whatsapp dari salah satu warga Halqimuna panitia untuk membuat tulisan bebas tentang Komplek Q. Tentu saja dengan seribu satu cerita indah yang menyertainya. Masih kata sang pengirim pesan, hal ini dalam rangka memeriahkan harlah Komplek Q. Dengan modal nekat karena tidak punya pengalaman menulis sedikitpun, saya mengiyakan. Tentu saja dengan diiringi rasa tidak percaya diri. Memulai corat-coret tentang Komplek Q, segera saja menyeruak beribu timbunan kenangan Komplek Q di benak saya. Tentang sosok Bapak, kiai idola kami para santrinya, Ibu Nyai yang super cantik dengan ke-istiqomah-an beliau, Baca Selanjutnya . . .