Mbah Ali, Pohon Kristen dan Anomali Logika Beragama

durasi baca: 3 menit Pernah suatu ketika, KH Ali Maksum jalan-jalan di sekitar pesantren. Beliau sering melakukan kegiatan tersebut, berniat untuk memantau kondisi di sekitar lingkungan pesantren. Entah itu kondisi santrinya, pun masyarakat di sekitarnya. Senyum dan sapa adalah ciri khas Mbah Ali ketika berpapasam dan bertemu dengan orang lain. Pemandangan santri berbaris berderet panjang untuk bersalaman juga hal lazim bagi Mbah Ali. Sejauh beliau berjalan, nampak kondisinya sesuai dengan apa yang selalu beliau harapkan: “baik-baik saja”. Santri berkegiatan seperti biasa, ada yang mengaji Qur’an, belajar, mencuci dan tidak sedikit yang sedang ngopi berdiskusi. Ya begitulah, kultur pesantren yang dibangun oleh Mbah Ali adalah Baca Selanjutnya . . .