Silaturrahmi Qur’ani; Syekh Mahdi, Uni Emirat Arab dan Syekh Nasheer, Mesir

by Agustus 19, 2017
Uncategorized Warta 0   241 views
durasi baca: 3 menit

“Para penghafal itu adalah orang istimewa, orang pilihan. Pasukan khusus Allah, yang terkhusus dari yang khusus. Maka berbanggalah anda telah terpilih menjadi pasukan khusus ini. Pasukan yang menjaga kalam Ilahi”


Almunawwir.com, Sabtu (19/8/2017), Seuasai Sholat Dzuhur,  ada hal yang mewaranai salah satu gedung di Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak. Sebab kerawuhan tamu agung dari mancanegara, yakni Syekh Mahdi dari Daubai, Uni Emirat Arab dan Syekh Nasheer dari Mesir.

Selain guru yang mafhum tentang berbagai ilmu Qur’an, beliau juga adalah seorang Syekh yang mahir dalam Qiroat ‘Asroh (memiliki sepuluh cara baca Al-Qur’an dengan meng-itba’ kepada sepuluh Qiroat Masyhuroh).

Kedatangan beliau-beliau ke Indonesia ini dikarenakan bangga serta kagum bahwa banyak sekali para penghafal Al-Quran di Indonesia khususnya di Yogyakarta yang masih semangat menghafal Al-Quran.

Dalam kesempatan silaturrahmi Qur’ani kali  ini, acara dimulai tepat pukul 13.30 WIB hingga usai pada pukul 14.30 WIB. Acara yang cukup singkat ini dihadiri oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak Romo KH. Muhammad Najib Abdul Qodir Munawwir, KH. Hafidh Abdul Qodir Munawwir, KH. Hilmy Muhammad, M.A, Ketua Pondok Pesantren Al Munawwir Ustadz As’ad Syamsul Arifin, Ustad Abdul Jalil Muhammad dan para santri Madrasah Huffadh serta santri Madrosah Takhossuh Ribathul Qur’an Wal Huffadh.

“Bahwasannya segala sesuatu yang murni disandarkan kepada Allah, Al Qur’an bi Ta’lim wa Ta’alum, mempelajari dan mengajarkan Al Qur’an, mempelajari segala sesuatu yang berkaitan dengan Al-Quran, baik tahsinnya, tajwidnya dan ta’limya” tutur beliau saat memberikan wejangan dengan bahasa arabnya.

Suasana samakin hangat ketika santri diberi kesempatan untuk membacakan  Al-Qur’an dihadapan kedua syekh dan dihadapan para pengasuh. Tiga santri membacakan Al-Quran disima’ secara langsung oleh beliau, dalam kesempatan ini Muhammad Faqih dan Fahmi Wahyudi berkesempatan membacakan penggalan surah al-baqoroh, sementara Muhammad Asrori membacakan penggalan surah ali imran.

Tidak hanya itu, kedua Syekh tersebut juga menasehati, “Para penghafal itu adalah orang istimewa, orang pilihan. Pasukan khusus Allah, yang terkhusus dari yang khusus. Maka berbanggalah anda telah terpilih menjadi pasukan khusus ini. Pasukan yang menjaga kalam Ilahi”.

Diakhir majlis ini, para santri yang turut hadir diberi kesempatan untuk bersalaman kepada Syekh, dengan mengaharapan barokah ilmunya. Kemudian Syekh Mahdi memberikan salam keakraban kepada seluruh santri yang hadir, “ana ukhibbukum fillah”, karena Al Qur’an kita bisa bermuawajjahah, dengan barokahnya Al Qur’an kita dapan berjumpa, bersua, bertemu dan dapat berbagi. Semoga pada kesempatan yang akan datang majlis yang seperti ini bisa berlangsung kembali. InsyaAllah

Majlis Muwajjahah Silaturahmi Qur’ani yang begitu hangat dan semakin akrab ini dipungkasi dengan do’a oleh Syekh Nasheer. Kemudian dilanjutkan dengan makan siang di nDalem KH. Najib Najib AQ sebelum beliau melanjutkan perjalanannya ke Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Sleman [Fan/Ir]

 

 

Tinggalkan Balasan