Shalat Kemanusiaan

3 years ago
durasi baca: 1 menit

Oleh: Fadholi K. Hamid

sujud

Gusti,
sajadah-sajadah wewangian kami bentangkan

menjadi makhluk suci di hadapMu
jidat basah, kami kawinkan dengan tanah

menjadi yang-paling-berhak
menghuni sorga-sorgaMu

shalat-shalat
kami tunaikan sepanjang jarum jam mengerling ke muka kami

menjadi yang-paling-layak
melewati yaumul hisab, bighairi hisab

berbagai shalat kami akbar-akbarkan
ke muka kawan lawan

menjadi “inilah aku yang paling suci”
sebab mabuk ibadah kepadaMu
kami jadi segan berkutat dengan manusia-manusia

: di tempat, masjid mushala, madzhab, kelompok,
agama, yang lain.

kami jadi senang saja kepadaMu

seolah, cukup bagiMu
cukup bagi kami

Gusti,
kebodohan menjadi alpa,
alpa menjelma lupa:

manusia yang hidup hidup di sekitar kami
Kau perintah kami untuk menjalin hubungan baik dengannya
kamilah, manusia kerdil serba jumawa

Bagi kami cukup shalat saja
sebagai jalan menuju kecintaanMu

kami melupa diri;
tak tahu diri ?

shalat kemanusiaan
kami alpa-alpakan, hirau-hiraukan

Gusti,
ajarkan kami shalat kemanusiaan
jalan menujuMu
shalat luhur yang Engkau seru
jaga mulut bicara
hormat beda-beda yang ada
seka tiap luka saudara

dan masih banyak
bab-bab lain dalam shalat kemanusiaan itu

Gusti,
sungguh, ajarkanlah kepada kami
shalat kemanusiaan
shalat yang menjadi jalan menuju kecintaanMu

shalat
dengan cara kemanusiaan
yang paling manusia

baca juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *