Sekitar 500 Santri Al Munawwir Ikut Menyemarakkan Bakti Sosial Santri Kabupaten Bantul

semarak santri memunguti sampah di sepanjang kali winongo. doc. Media Almunawwir.com

almunawwir.com (Bantul) Hari Ahad yang biasanya dijadikan sebagai hari Ro’an bersama di lingkup Pesantren Al Munawwir, Ahad kali (12/11/2017) ini bertakdir lain. Sebanyak 500 santri Al Munawwir dari beberapa komplek dikerahkan untuk mengikuti reresik di Pasar Niten dan Kali Winongo, Bantul.

Kegiatan ini merupakan serangkaian acara yang diadakan oleh Pemkab Bantul dalam memperingati Hari Santri Nasional. Selain itu, banyak jajaran dari divisi Kepolisian Kabupaten Bantul, Banser NU dan aktivis lingkungan daerah lain yang ikut membantu.

Sementara itu, santri Al Munawwir sendiri berangkat dari pesantren dengan angkutan yang disediakan oleh panitia. Secara berkloter mereka berangkat.

Para santri yang ikut kegiatan ini menyadari akan betapa pentingnya menjaga lingkungan. Seperti yang diungkapkan oleh Akhmad Munadi.

“Kegiatan ini telah mengangkat derajat santri. Jati diri santri terangkat sebab pengamalan kita dan kepedulian kita terhadap lingkungan.”

Selain itu, respon yang baik atas kegiatan ini juga diutarakan oleh Luthfia Rahmi, santri Nurussalam Putri. Dia mengatakan “Kegiatan ini bagus, dalam ranah pengabdian sosial seorang santri”.

Tidak hanya soal alur kegiatan belaka, Rahmi juga menyarakankan bahwa akan lebih bagus lagi jika fasilitas kebersihannya juga dikelola dengan baik pula. Sebab tadi tidak sedikit teman-teman yang meminjam alat kebersihan kepada Ibu-Ibu yang berjualan di pasar.

Terlepas dari itu, tidak menutupi semangat para santri untuk terus mengabdi kepada lingkungan. Padahal tadi sempat hujan deras turun agak lama. Tapi semangat mereka tetap terjaga. Mereka masih membersihkan sampah entah itu yang di Pasar Niten dan juga di Sungai Winongo.

Panitia sendiri mengharapkan kegiatan ini sebagai ranah belajar, memahami dan mengerti akan cinta lingkungan dan kelak diaplikasikan pula di lingkungan sekitar mereka.

Sinyal tersebut ditangkap baik oleh salah satu pengurus pusat Al Munawwir, yaitu Gustara Hendra Praja. Dia mengharapkan timbal balik yang kami terima dalam pembelajaran cinta alam kali ini, adalah kelak semoga ada ro’an berjamaah oleh seluruh santri di pondok pesantren Al Munawwir.

Upaya ro’an berjamaah tersebut juga sebagai sikap kita untuk menjaga kebersihan, menanggulangi musim hujan dan lebih-lebih mencegah virus dan wabah penyakit menular yang diidentikkan dengan dunia pesantren.

“Jadi, bukanlah tidak mungkin, bila semua elemen di pesantren Al Munawwir sanggup menyelenggarakan acara yang seperti ini.” Imbuh Gustara yang juga menjadi koordinator lapangan santri Al Munawwir pada kegiatan Bakti Sosial Santri tadi. [Red]

baca juga : Wirid Ayat Limo

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *