MOPDB SMK Ma’arif Al Munawwir

Krapyak (Kamis, 20/7/17) – Masa Orientasi Peserta Didik (MOPD), sebelumnya disebut Masa Orientasi Siswa (MOS) atau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), merupakan sebuah kegiatan yang umum dilaksanakan di sekolah guna menyambut kedatangan para peserta didik baru.

MOPDB dijadikan sebagai ajang untuk melatih ketahanan mental, disiplin, dan mempererat tali persaudaraan. MOPDB juga sering dipakai sebagai sarana perkenalan siswa terhadap lingkungan baru di sekolah tersebut. Baik itu perkenalan dengan sesama siswa baru, kakak kelas, guru, hingga karyawan lainnya di sekolah itu. Tak terkecuali pengenalan berbagai macam kegiatan yang ada dan rutin dilaksanakan di lingkungan sekolah.

Pada hari ini, Kamis, 20 Juli 2017 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ma’arif Al Munawwir menggelar acara penyambutan siswa dan santri baru, yakni MOPDB (Masa Orientasi Peserta Didik Baru) untuk siswa dan siswi yang baru masuk di SMK, diawali dengan berkeliling di lingkungan Sekolah dan lingkungan Pondok Pesantren, kemudian diikuti dengan sejumlah kegiatan MOPDB yang bertempat di Gedung Aula G Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak Yogyakarta.

“Dalam kegiatan MOPDB ini, untuk memperkenalkan lingkungan almunawwir dan sekolah, intinya mengenalkan lingkungan pondok dan sekolah, kemudian acaranya diisi dengan tiga pemateri, yakni sambutan bagian Kurikulum oleh Ibu Andri Yanuartanti, Ke-Almunawwir-an oleh Ustadz Abdul Wahid  Luthfi dan bagian Kesiswaan oleh Bapak M. Nurkholis”  tutur Operator Dapodik dan TU SMK Ma’arif Ibu Eriska Isnaini Rahmawati.

“MPODB ini diantaranya bertujuan untuk Memperkenalkan siswa pada lingkungan sekolah yang baru ini, Memperkenalkan siswa pada seluruh komponen sekolah beserta aturan, norma, budaya, dan tata tertib yang berlaku di dalam SMK Ma’arif Al Munawwir ini” tutur Ka. Bag Kesiswan SMK Ma’arif Bapak M. Nurkholis.

“Selain mempelajari sejarah Pondok Pesantren Al Munawwir, juga karena keberadan SMK Ma’arif ini berada ditengah Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak, maka diharapakan para siswa dan siswi yang sekaligus santriwan dan santriwati ini, mampu mendalami ilmu agama secara sungguh-sungguh, baik dalam mengikuti kegiatan sekolah maupun kegiatan ngaji di Pondok Pesantren” tegas Ustadz Abdul Wahid Luthfi di akhir sambutannya.

Selain menyampaikan berbagai jenis kurikulum yang ada di SMK Ma’arif Al Munawwir, Ibu Andri Yanuartanti, juga memberikan cara untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah, guna untuk menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai siswa baru.[Irfan A.]

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *