Madrasah Huffadh Putri

MVI_1804.MOV_000026776
unnamed (1)
LRM_EXPORT_20171205_114556

SELAYANG PANDANG

Madrasah Huffadh I Al-Munawwir adalah salah satu lembaga pendidikan yang berdiri secara otonom di bawah naungan Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta. Pesantren ini didirikan pada tanggal 15 November 1910 M. oleh KH. M. Moenawwir bin Abdullah Rosyad. Beliau merupakan salah seorang maestro Al-Qur’an di Indonesia, khususnya di tanah Jawa, yang memiliki spesialisasi pada hafalan Al-Qur’an dan qira’at (qira’at masyhurah dan qira’at sab’ah).

Sesuai dengan keahliannya tersebut, beliau mendirikan sebuah pesantren yang memfokuskan pada pengajian Al-Qur’an dalam arti menghafalkan dan mendalami ragam qira’at¬-nya yang pada mulanya disebut dengan ”Ribathul Qur’an”. Berbagai kegiatan pengajian seperti setoran hafalan Al-Qur’an, takror, dan semaan Al-Qur’an rutin pun berjalan dengan baik.

Pada perkembangannya, khususnya pasca beliau meninggal dunia pada 11 Jumadil Akhir 1360 H./6 Juli 1942 M., perjuangan beliau dan kepemimpinan pesantren pun dilanjutkan oleh tokoh ”Tiga Serangkai”, yakni KH. R. Abdullah Affandi Munawwir, KH. R. Abdul Qodir Munawwir, dan KH. Ali Maksum. Sesuai dengan fungsi dan tujuan lembaga pendidikan ini yang memfokuskan pada tahfidz Al-Qur’an, maka pada tahun 1955, atas prakarsa KH. R. Abdul Qodir Munawwir, lembaga pendidikan ini namanya dirubah menjadi ”Madrasah Huffadh” yang berarti tempat nderes atau belajar para huffadz (penghafal Al-Qur’an).

Pada tanggal 2 Februari 1961 M., KH. R. Abdul Qodir Munawwir berpulang ke rahmatullah dan tujuh tahun setelahnya yang bertepatan dengan tanggal 10 Januari 1966 M., KH. R . Abdullah Affandi Munawwir pun menyusul beliau. Setelah 29 tahun berlalu di bawah kepemimpinan ”Tiga Serangkai” yang sukses menelurkan para hafidz Al-Qur’an, sesuai dengan musyawarah Keluarga Besar Bani Munawwir, kepemimpinan dipegang oleh KH. Ali Maksum hingga tahun 1989 M.

Pada awal perjalanan, Madrasah Huffadh yang dipelopori oleh KH. R. Abdul Qodir Munawwir belum memiliki gedung khusus, sehingga pengajian Al-Qur’an difokuskan di Komplek L dengan diasuh oleh KH. Ahmad Munawwir. Baru pada tahun 1989 M., Madrasah Huffadh ini memiliki sebuah gedung khusus yang didirikan di atas tanah wakaf dari KH. Ali Maksum di sebelah selatan Masjid Al-Munawwir.

Mulai tahun 1989 M, kepemimpinan pusat pondok pesantren dipegang oleh K.H. Zainal Abidin Munawwir hingga beliau wafat tahun 2014. Sedangkan K.H. R M. Najib Abdul Qodir Munawwir yang mengasuh Madrasah Huffadh sejak 1989 M, kini menjadi pimpina pusat pondok pesantren Al Munawwir. Madrasah Huffadh I yang diasuh oleh KH. R. Muhammad Najib Abdul Qodir dan Madrasah Huffadh II yang diasuh oleh KH. Abdul Hafidh Abdul Qodir.

Dalam perkembangannya, kini Madrasah Huffadh membuka Madrasah khusus putri, yang bernama Madrasah Huffadh Putri dan diasuh oleh K.H.R Najib Abdul Qodir yang bertempat di Komplek R1.


ORGANISASI

Sebagai lembaga pendidikan, Komplek Madrasah Huffadh Putri memiliki struktur organisasi untuk mengatur segala kegiatan yang berlangsung di dalamnya. Pengasuh Komplek Madrasah Huffadh Putri adalah K.H.R. Najib Abdul Qodir. Santri putri memiliki kewajiban untuk menyetor hafalan kepada beliau.

Sedangkan pengasuh tempat tinggal santri huffadh–Komplek R1 Pondok Pesantren Al-Munawwir adalah Ny. Hj. Ida Fatimah Z.A. Segala kebijakan mengenai Komplek R1 dan santriwati harus seizin dan sepengetahuan beliau. Akan tetapi dalam memutuskan suatu kebijakan mengenai pesantren beliau juga selalu berdialog dan berkonsultasi kepada suami beliau, Alm. K.H. Zainal Abidin Munawwir.

Pembina Madrasah Huffadh Putri mempunyai tugas dan wewenang untuk mengatur jalannya proses pengajian Qur’an. Sedangkan Pengurus Komplek R1 mempunyai tugas dan wewenang mengatur jalannya semua kegiatan pondok santriwati Komplek R1.


PENDIDIKAN

Pengajian Al-Qur’anTakrorSemaan Al-Qur’anMujahadahHaul dan Khataman Al-Qur’an
Pengajian Al-Qur’an di sini, baik bil ghaib maupun bin nadhar, dibagi menjadi dua, yakni:
1. Pengajian Al-Qur’an pada Romo Kyai

Waktu : Pagi (06.30 WIB – selesai)
Tempat : nDalem KH. R. Muhammad Najib AQ.
Sistem : Sorogan, Qira’at ‘ala al-Syaikh (setoran hafalan/bacaan)

2. Pengajian Al-Qur’an pada para ustadzah (badal)

Waktu : Malam (19.30 WIB./ba’da Isya’ – selesai) dan Pagi (05.00 WIB./ba’da Shubuh -selesai)
Tempat : Musholla Komplek R
Sistem : Sorogan, Qira’at ‘ala al-Syaikh (setoran hafalan/bacaan)

Semua santri baru diwajibkan untuk setoran terlebih dahulu kepada ustadzah (badal) di Musholla Komplek R sesuai jadwal mulai juz 1-10, kecuali santri yang telah diizinkan oleh Romo Kyai untuk langsung mengaji kepada beliau.

Takror adalah aktifitas muroja’ah (mengulangi) hafalan/bacaan Al-Qur’an yang telah disetorkan sebelumnya secara pribadi maupun kelompok. Kegiatan ini dilakukan ba’da Isya’ yang bertempat di Mushola Komplek R.
Semaan Al-Qur’an adalah media untuk melatih tampil di depan publik sekaligus muroja’ah hafalan. Sesuai dengan peserta, waktu, tempat, dan kuantitas maqra’ (bacaan) semaan Al-Qur’an ini terdiri dari beberapa macam, yakni:

1. Semaan Al-Qur’an Jum’at Pagi

Peserta : Semua santri yang sudah/belum setoran ke Romo Kyai wajib mengikuti sema’an Jumat Pagi
Waktu : 06.00 WIB. – selesai
Tempat : Mushola Komplek R
Kuantitas : juz 1-30 (per pertemuan 2 juz)

2. Semaa’an Al-Qur’an Malam Minggu

Peserta : Semua santri
Waktu : Ba’da Isya
Tempat : Gedung lt.3
Kuantitas : juz 1-30 (per pertemuan 1 juz)

3. Sema’an Al-Qur’an Jum’at Pahing

Peserta : Santri yang sudah setoran ke Romo Kyai
Waktu : Ba’da Subuh
Tempat : Mushola Komplek R
Kuantitas : juz 1-30 (maraton)

4. Semaa’an Al-Qur’an Malam

Peserta : Semua santri
Waktu : Malam pukul 20.00 WIB-selesai
Tempat : Mushola Komplek R
Kuantitas : juz 1-30 (per pertemuan 1 juz)

Mujahadah merupakan salah satu media untuk bermunajat kepada Allah dan media silaturahmi untuk memberikan berbagai motivasi, sosialisasi kebijakan, dan lain sebagainya. Kegiatan ini dilakukan setiap malam Jum’at ba’da Isya hingga selesai dipimpin oleh Ust. Kurdi
Haul dan Khataman Al-Qur’an merupakan agenda kegiatan yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali. Kegiatan ini biasanya dilaksanakan setiap tanggal 11 Jumadil Akhir yang berbarengan dengan Haul KH. Munawwir, meskipun pada kenyataannya terkadang dapat berubah sesuai dengan kebijakan pengasuh dan panitia Khataman.

 


SYARAT PENDAFTARAN

1.    Calon santri harus diantar orang tua/ wali sowan kepada Pengasuh Madrasah Huffadh Putri.
2.    Mengisi formulir pendaftaran dengan jelas dan lengkap setelah mendapat restu dari Pengasuh
3.    Santri wajib membayar biaya pendaftaran santri baru.
4.    Santri wajib menyerahkan foto kopi kartu tanda pengenal/identitas yang sah dan masih berlaku.
5.    Santri wajib menyerahkan pas foto ukuran 3×4 berwarna dan berjilbab sebanyak empat lembar.


ADMINISTRASI

Pendaftaran Santri Baru
Awal Masuk
Syahriyah Santri
Tiap Bulan

KONTAK

Bagikan