Komplek CD

Komplek CD adalah komplek khusus putra di bawah kepemimpinan KH. Zaenal Abidin Munawwir. Santrinya merupakan gabungan dari santri-santri komplek CDEFG pasca renovasi asrama akibat gempa 2006. Berlokasi di pondok pusat, tepat di sebelah selatan Masjid Pondok (Masjid Jami’ Krapyak). Dengan gedung baru setinggi tiga lantai memanjang nan kokoh dan fasilitas penunjang yang cukup memadai, diantaranya asrama yang strategis (dekat dengan pengasuh, masjid juga tempat belajar), kantor, ruang belajar yang luas, perpustakaan, LAB komputer, kamar mandi, WC, dapur komplek, dan majalah dinding. untuk makan para mahasisia boleh memilih antara catring dan makan diluar.

293577_157621987662129_1306575273_nSantri yang bermukim di komplek CD adalah santri yang belajar di Ma’had ‘Aly. Lembaga ini dipelopori oleh K.H. Zainal ‘Abidin Munawwir- adalah perguruan tinggi ilmu salaf yang merupakan jenjang pendidikan klasikal teratas di Pondok Pesantren Al-Munawwir, dengan masa kuliah 4 tahun (8 semester). Untuk menghasilkan alumni yang terampil dalam membaca kitab dan berbahasa arab, berkualitas dalam mengantisipasi dan memecahkan persoalan hukum, berakhlak mulia, Ma’had Aly menggunakan metode pengajaran sebagaimana yang dilakukan oleh pendidikan tinggi strata I (S 1) Timur Tengah. Metode pengajian yang digunakan adalah Sorogan dan Bandongan. Sementara untuk pengajian Al-Qur’an dilakukan dengan metode musyafahah bin Nadzri dan bil Ghoib.
Kitab-kitab yang dijadikan acuan diantaranya : Al-Qur’anul Karim, Siroj al qori’ wa Tidzkar al-Muqri’, Tafsir al-Qur’an li al-Baidhowi, Ahkam al-Qur’an li al Imam As-Syafi’i, Lubab an-Nuqul Fi Asbab an-Nuzul, Faid al-Qodir/Musnad asy-Syafi’I, Ibanah al-Ahkam, Al-Bayan wa at-Ta’arif li Ibn Hamzah, Al-Muhadzab li Abi Ishaq, Al-Fiqh Al-Islamy wa Adillatuhu, Bidayah al-Mujtahid li Ibn Rusdy, Al-Ahkam Fi Ushul al-Ahkam, Al-Asbah wa an-Nadhoir li As Suyuthi, Syarh Rahbiyah, Li Wahbah Ar-Ruhaili, Syarh Jauharoh at-tauhid, Awarif al-Ma’arif li Abd al-Qohir, Hikmah at-Tasyi’ li al- Jurjawi, Al-Qowaid al-Asasiyah/ Tahdzib at-Taudlih, Jawahir al-Balaghoh li Ahmad Al-Hasyimy, Taisir Mustholah al-Hadits, Nurul Yaqin li Hudlori Bek, Al-Milal wa an-Nihal, Syarh Mathla’ as Sa’d, Mabadi’ al-Ushul asy-Syakhshiyah, Tarikh Hadloroh al-Islamiyah, Al-Loughoh al-Ingglisiyah, At-Tahqiq.

Mahasiswa/Mahasiswi yang sudah menyelesaikan teorinya, maka diwajibkan membuat Talhish (Rangkuman) dari kitab-kitab yang ditentukan. Pembuatan Talhish ini dimaksudkan untuk mempertanggungjawabkan keilmiahannya dalam menguasai Kitab Kuning yang telah dikaji. Adapun kitab-kitab yang diTalkhis sebanyak 4 kitab yang pernah dikaji, kemudian diadakan ujian (Munaqasah). Waktu mulai kegiatan belajar mengajarnya adalah pagi mulai pukul 05.40 – 07.30 , siang mulai pukul 14.00 – 17.40 dan malam mulai pukul 18.30 – 23.00. Adapun pengajian Al-Qur’an ada pada setiap ba’da shalat.

Bagikan