KH Marzuki Mustamar : Indonesia Rumah Besar Ahlussunnah Waljama’ah

by Januari 15, 2019
Warta 0   333 views
durasi baca: < 1 menit

Nahdlatul Ulama merupakan organisasi besar yang komitmen menjaga, meneladani, mengajarkan paham ahslusunnah waljama’ah.

Demikian disampaikan oleh KH Marzuki Mustamar dalam peringatan Haul Almarhum Almaghfurlah KH Ali Maksum Krapyak ke 30 (14/01/2019).

Ketua PWNU Jatim sangat menekankan kepada nahdliyin agar mengetahui dan sanggup membedakan kaidah dan tradisi teologis dari paham-paham yang berkembang di dunia Islam saat ini. Seperti Syi’ah, Mu’tazilah, Khawarij, Wahabi dan lain sebagainya.

Di samping itu, Pengasuh Pesantren Gasek Malang itu menegaskan jika ajaran Ahlussunnah waljama’ah sanggup berjalan di Indonesia secara besar-besaran dan aman. Kategorisasi itbak ahlussunnah wal jamaah bukan saja Nahdlatul ulama, akan tetapi juka bagi mereka yang selalu mengikuti akhlakul karimah, taklid keapada para ulama dan tabiit tabiin, dan selau mengimplementasikan ajaran Rasulullah saw.

“Aswaja itu golongan yang utuh mewarisi ajaran Rasulullah saw. Dan Indonesia adalah rumah besar ahlussunnah wal jamaah. Karena itu, porak-porandanya Indonesia berjalan berkelindan dengan porak-porakdanya Aswaja.”

NU itu bagian dari Islam dan inti Islam itu tauhid. Sehingga, alumni Pesantren Nurul Huda Mergosono Malang itu berulang kali mengingatkan hadirin untuk berpegang teguh kepada Nahdlatul Ulama. “kedah nderek NU, ampun berubah.”

Di akhir mauidhohnya, Kiai Marzuki berpesan bahwa ber-Islam tidak berarti kehilangan ke-Indonesiaannya, pun sebaliknya ber-Indonesia tidak berarti kehilangan ke-Islamannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *