Hasil BMQ (7): Penulisan Huruf Qaf dengan Satu Titik Di Atas

7 months ago
durasi baca: 2 menit


Pertanyaan:
Pada tahun kemarin, di beberapa grup whatsapp sempat diramaikan dengan rekaman video tentang cetakan mushaf Alquran yang nampak beda dengan cetakan mushaf Alquran pada umumnya. Bedanya dari segi titik, misalnya pada cover tertulis “al-Qur’an al-Karim” (begitu dibaca oleh perekam video), karena huruf QAF yang biasanya ditulis dengan dua titik di atas, di mushaf itu ditulis dengan satu titik di atas, begitu pula pada contoh-contoh lain di awal surat al-Baqarah: (wa yuqimun al-shalat/wa yufimun al-shalat), mohon penjelasan tentang perbedaan yang ada pada mushaf tersebut?

Jawaban:
Persoalan tanda baca, titik, dan harokat/syakal dalam penulisan Alquran dibahas dalam ilmu Dhabth atau ilmu al-naqath wa al-syakl, ilmu yang membahas tentang tanda-tanda yang ditambahkan pada huruf-huruf mushaf serta cara penulisannya. Mushaf Alquran yang ditulis pada masa sahabat Utsman bin ‘Affan tidak terdapat padanya titik maupun harokat/syakal pada huruf. Kemudian ulama menambahkan titik untuk mengetahui i’rab akhir kata yang dikenal dengan (nuqath al-i’rab) dan titik untuk membedakan antara huruf yang tulisannya mirip (nuqath al-i’jam) seperti ba’, ta’, dan tsa’.

Pada perkembangannya, titik i’rab dirubah bentuknya menjadi fathah, dhammah, kasrah yang kita kenal sekarang. Soal titik pada tulisan mushaf di vedio tersebut itu benar, karena di antara ulama Islam di wilayah timur (masyriq) dan wilayah barat (maghrib) terdapat perbedaan yang menjadi kekhasan dari masing-masing mazhab. Di antaranya, huruf FA’ ditulis dengan satu titik di bawah huruf, sedangkan QAF ditulis dengan satu titik di atas huruf. Yang perlu ditegaskan bahwa itu tidak berpengaruh pada bacaan huruf tersebut.

Referensi:
قال أبو عمرو: أهل المشرق ينقطون الفاء بواحدة من فوقها، والقاف باثنتين من فوقها، وأهل المغرب ينقطون الفاء بواحدة من تحتها، والقاف بواحدة من فوقها، وكلهم أراد الفرق بينهما بذلك. ص 32
– أبو عمرو عثمان بن سعيد الداني، المحكم في نقط المصاحف، ط1 (بيروت: دار الكتب العلمية، 2004)
وأما الفاء فمذهب أهل الشرق أنها تنقط بواحدة من أعلاها، ومذهب أهل الغرب أنها تنقط بواحدة من أسفلها. اما القاف فلا خلاف بين أهل الخط أنها تنقط من أعلاها ليحصل الفرق بينهما، ومن نقط الفاء بواحدة من أعلاها نقط القاف باثنتين من أعلاها ليحصل الفرق بينهما، ومن نقط الفاء من أسفلها نقط القاف بواحدة من أعلاها. ج3/ 158.
– أبو العباس أحمد القلقشندي، صبح الأعشى في صناعة الإنشا، (القاهرة: دار الكتب المصرية ، 1922)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *