Press Release | Berita Hoax disitus JPNN.com | Sebarkan !

durasi baca: 3 menit JPNN SEBAR BERITA BOHONG TENTANG MBAH KIAI NAJIB Oleh: @ziatuwel Tempo hari santri Krapyak diramaikan berita BOHONG yang dimuat @jpnncom bahwa #MbahNajibKrapyak mewakili PBNU mengultimatum Presiden @jokowi apabila dalam 2 hari tidak memilih @cakimiNOW sebagai cawapres, maka para ulama akan bikin poros baru. HOAX! Maka dari pihak alumni pesantren @almunawwir_com pun melakukan klarifikasi langsung kepada #MbahNajibKrapyak dan beliau membantah kabar bohong @jpnncom itu. Kemudian diterbitkan dan dikirimkanlah nota kekecewaan dan tuntutan ralat berita atas nama beliau. Dari pihak @jpnncom kemudian membuat rilis berita baru bahwa pihak pesantren @almunawwir_com membantah adanya pernyataan bahwa #MbahNajibKrapyak mendesak @jokowi agar memilih @cakimiNOW jadi cawapres. Baca Selanjutnya . . .

Meneladani Akhlaq KH. Munawwir

durasi baca: 3 menit KH. M. Munawwir selalu memilih awal waktu untuk menunaikan shalat, lengkap dengan shalat sunnah Rawatibnya. Shalat Witir beliau tunaikan 11 raka’at dengan hafalan al-Quran sebagai bacaannya. Begitu juga dalam mudawamah beliau terhadap shalat Isyroq (setelah terbit matahari), shalat Dhuha dan shalat Tahajjud. Beliau mewiridkan al-Quran tiap ba’da Ashar dan ba’da Shubuh. Walau sudah hafal, seringkali beliau tetap menggunakan Mushaf. Bahkan kemanapun beliau bepergian, baik berjalan kaki maupun berkendara, wirid al-Quran tetap terjaga. Beliau mengkhatamkan al-Quran sekali tiap satu minggu, yakni pada hari Kamis sore. Demikianlah beliau mewiridkan al-Quran semenjak berusia 15 tahun. Waktu siang beliau lewatkan dengan mengajarkan al-Quran, dan Baca Selanjutnya . . .

Sekilas Tentang Al-Marhum KH. R. Abdul Qodir Munawwir Krapyak Yogyakarta

durasi baca: 9 menit “Saya mengaji Fatihah dengan Mbah Arwani satu minggu selesai, tetapi dengan Mbah Qodir satu bulan, masyaallah. Kadang hati setengah jengkel (ngaji nggak tambah-tambah), tetapi anehnya setiap beliau keluar dari pintu tengah, siap mengajar anak-anak pasti yang saya tatap adalah wajah yang ceria, senyum yang khas.. plengeeh.. seakan hati saya disihir, lenyap rasa gundah saya. Saya jadi semangat untuk mengaji.” – KH. Munawir Abdul Fatah (Anggota MUI Provinsi DIY) – Mengemban Amanah KH. R. Abdul Qodir Munawwir, atau Romo Kyai Qodir, dilahirkan pada Sabtu Legi 11 Dzulqo’dah 1338 H bertepatan dengan 24 Juli 1919 M. Beliau adalah salah satu putra al-maghfur lah KH Muhammad Munawwir bin Abdullah Baca Selanjutnya . . .

Gus Kelik, Gus Dur, dan Ponidi

durasi baca: 2 menit Gus Kelik : “Pon..” Pon : “Dalem Gus Kelik” Gus Kelik : “Ayo melu aku neng Jakarta,aku pengen ketemu Gus Dur,numpak kereta yo..” (Ayo ikut aku ke Jakarta, aku pengin ketemu Gus Dur, naik kereta ya) Pon : “Siap Gus” Walhasil mereka sampai di Jakarta (Gedung PBNU),tapi ternyata sudah penuh orang antri yang pengen bertemu dengan Gus Dur. Gus Kelik : “Sambil mengeluh, “Pon sana bilang sama ajudannya nek aku (kelik) teko.” (Pon, sana bilang sama ajudan Gus Dur, kalau aku (Gus Kelik) hadir). Pon : “Siap Gus” baca juga : Mbah Ali, Pesantren, dan Sepakbola Akhirnya Ponidi bilang kepada Baca Selanjutnya . . .

Kisah Dibalik Kerudung Lokal, Terdapat Otak Internasional

durasi baca: 2 menit … setelah menjelaskan isi kitab, Gus Faiq membuka dialog dengan pertanyaan sederhana, “Mengapa kaum santri, pesantren sangat toleransi terhadap perbedaan? “, tanya beliau kepada para santri. Almunawwir.com [Krapyak] Hujan tak begitu deras mengguyur Bantul hingga malam sekitar pukul 10.00 WIB pada Senin, 13 November 2017. Di sebuah kelas, tampak seorang berpeci dan bersarung duduk di depan sembari membacakan suatu kitab, sedang beberapa santri berjas hijau dan berkerudung putih duduk beralaskan lantai juga sembari memegang kitab dan pena. Adalah Gus Faiq Muhammad yang saat itu tengah mengampuh mata pelajaran tarikh, Kitab Khulasoh Nurul Yaqin di kelas Tsalis Madrasah Salafiyah III PP Baca Selanjutnya . . .

KH. dr. Atthobari Humam : “Anggapan Pesantren itu Kumuh, Kotor dan Sarang Penyakit Hanyalah Stigma Klasik”

durasi baca: 2 menit almunawwir.com (Bantul) – “Anggapan bahwa pondok pesantren itu kumuh, kotor dan sumber penyakit. Itu sebenarnya hanyalah sebuah stigma  klasik.” Ungkap Gus Atho’ selaku panitia pelaksana “Bakti Sosial Santri” dengan serangkaian acara reresik lingkungan di Pasar Niten dan Kali Winongo. “Tapi dengan perkembangan pengetahuan dewasa ini”, beliau melanjutkan, “mulai dari pola hidup sehat, sarana pesantren yang semakin bagus tidak seperti dulu. Kita yakin, bahwa stigma klasik itu sangat kecil. Sebab, sudah banyak yang mengamalkan sikap kebersihan. Ya meskipun, tidak sedikit masih ada yang seperti itu.” Jelas Gus Atthobari yang juga Ketua Yayasan PP. Al Imdad, Bantul. Tidak hanya itu, menanggapi hal Baca Selanjutnya . . .

Nurussalam Krapyak gelar Muqoddaman Akbar sambut Haul 2017

durasi baca: 2 menit KH. Fairuzi Afiq Dalhar almunawwir.com (Krapyak) – Jumat(03/11) Haul adalah salah satu acara Tahunan yang sakral bagi pondok pesantren disamping khataman dan akhirussanah. Acara yang digelar tahunan ini tentu tidak dapat dipisahkan dari tradisi pondok pesantren. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada sesepuh pondok yang sudah mendahuli berpulang kepada sang Kekasih Sejati, acara haul juga menjadi tempat untuk bermuhasabah diri mengingat kematian. Hampir di seluruh pondok pesantren memperingati acara haul dengan menggelar tahlil akbar, khataman al- Qur’an,  pengajian dan acara-acara lainnya. Tahun ini, rangkaian acara haul Ibu Nyai Hj. Salimah Munawwir (ke 50) dan K.H.  Dalhar Munawwir (ke 8) resmi dibuka pada Jum’at 02 Baca Selanjutnya . . .

Nugget Tahu Ala Santri Nurussalam Putri

durasi baca: 2 menit almunawwir.com (Krapyak) – (05/11/2017) Minggu pertama pada tiap bulan sudah menjadi rutinitas bagi (santri Nurussalam Putri) mengadakan demo santri. Ini bukan demo hura-hura dijalan, melainkan Demo yang diadakan setiap bulan dengan dipimpin oleh santri perkomplek secara bergantian. Demo yang diadakan bisa tentang demo masak, membuat bunga, dan skill lain yang berhubungan dengan keputrian. Pada bulan November ini, komplek Hafsoh lah yang mendapat giliran untuk mengadakan demo. Kali ini komplek Hafsoh menyajikan demo masak dengan menu “Nugget tahu ceria ala Hafsoh squad”. Mau tahu cara membuatnya ??? mari simak resep pembuatan nugget tahu ala Hafsoh Squad  berikut ini: TAHU. Siapa yang tidak mengenal tahu? Ya, tahu  merupakan Baca Selanjutnya . . .

Meriahkan Kirab Hari Santri Nasional; Nurussalam Krapyak Delegasikan 80 Peserta

durasi baca: 2 menit Santri Nurussalam Krapyak sedang mengikuti Kirab [doc. Naya] almunawwir.com (Malioboro) – Ahad  (29/10/17) Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di Yogyakarta ikut memeriahkan acara Grebeg Santri dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional ke-3 yang berlokasi di sepanjang jalan Malioboro. Event ini merupakan puncak dari rangkaian acara HSN sejak 22 Oktober lalu. Selain diikuti oleh 26 pondok pesantren di Yogyakarta, acara ini juga dihadiri oleh polres DIY, K.H Najib Abdul Qodir, serta ratusan pengunjung yang memadati jalan Malioboro. Grebek Santri yang baru kali ini digelar di Yogyakarta mengambil rute yakni start dari gedung DPRD Kota Yogyakarta dan berakhir di alun- alun utara. Baca Selanjutnya . . .

Suka – Duka menjadi Muadzin Krapyak dan Pendengaran adalah Kunci

durasi baca: 4 menit   Kita susah menyadari bahwa telinga kita adalah organ pertama yang sanggup kita gunakan sejak pertama kali dilahirkan. Pendengaran akan merespon penglihatan serta mulut untuk bekerja. Akan sia-sia bila kita mencoba untuk menahan telinga kita untuk tidak mendengar, barang sekali pun. Meskipun kita sedang terkonsen pada satu hal, pasti hal lain disekitar kita akan terdengar pula.  Oleh : AFQO* Mencoba merasa dekat dengan Tuhan adalah impian semua orang beriman. Jangankan hanya ingin dekat, memanggil Tuhan dalam adzan pun, terkadang diidam-idamkan. Bahkan suatu persaingan. Tapi ini bukan soal bersenandung enak di bawah lindungan payung Adzan. Sama sekali bukan. Ini persoalan penghargaan Baca Selanjutnya . . .

Seminar Kebangsaan: “Mewujudkan Kedaulatan NKRI”

durasi baca: 2 menit almunawwir.com (Krapyak) – Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak menjadi tuan rumah seminar kebangsaan yang di digelar oleh PWNU DIY, Sabtu (21/10/2017). Sebanyak kurang lebih 100 peserta yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat menghadiri acara pembinaan santri tentang wawasan kebangsaan yang diadakan oleh PWNU DIY bertempat di Aula G Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak. Mengusung tema Aktualisasi Resolusi Jihad di Era Reformasi acara kemarin menjadi salah satu agenda dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 oktober 2017. Perwakilan Wakil Gubernur DIY, Biro Administrasi Kesra dan Kemasyarakatan DIY yang berkesempatan memberikan sambutan memaparkan mengenai jihad para santri dulu yang Baca Selanjutnya . . .

HARLAH ke-28; “Aku dan komplek Q”

durasi baca: 2 menit  almunawwir.com – (Krapyak) Komplek Q Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak Yogyakarta menyelenggarakan HARLAH yang ke-28 Ahad, (24/09), Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 10 September hingga puncak acaranya hari ini. “Alhamdulillah acara harlah berjalan dengan lancar, yang dimulai pada tanggal 10 September hingga puncak acaranya hari ini. Mulai tanggal 10 tersebut secara simbolik acara dibuka dengan peluncuran balon oleh Gus Kholid Arif Rozaq, selaku Pengasuh Komplek Q. Kemudian dilanjutkan dengan sima’an alumni, worksop shibori. Dengan Harlah ini semoga bisa menginspirasi banyak orang,” jelas Ketua Panitia. Kegiatan ini diawali dengan potong tumpeng yang dimulai pada pukul 07.00. Kemudian dilanjutkan dengan kemeriahan Harlah Baca Selanjutnya . . .

Share Blood, Share Life; “Donor Darah dalam Rangka Harlah Komplek Q ke-28”

durasi baca: 2 menit Gus Kholid Arif Rozaq tengah memotong pita sebagai tanda dibukanya acara HARLAH ke-28 Komplek Q Almunawwir.com – (Sabtu/23/9/2017) Dalam Rangka HARLAH Komplek Q ke-28, komplek Q menggelar serangkaian acara yang di selenggarakan pada sabtu pagi tadi di Komplek Q. Harlah diadakan pada 23 September 2017. Kemeriahan kegiatan ini berlangsung mulai dari jam 08.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Gus Kholid Arif Rozaq. Tentunya kegiatan ini berlangsung begitu meriah, selain diikuti oleh kalangan santri pondok pesantren. Menariknya kegiatan ini juga melibatkan masyarakat sekitar, diantara RT 57, RT 56 dan RT 12. “Kami merasa sangat bangga dan  Baca Selanjutnya . . .

Bakti Sosial : “Mewujudkan Kepedulian dan Rasa Cinta Kasih”

durasi baca: 2 menit Almunawwir.com – (Ahad, 20/8/17) Bakti Sosial (BAKSOS), Bakti sosial atau lebih dikenal sebagai baksos merupakan salah satu kegiatan wujud dari rasa kemanusiaan antara sesama manusia. Bakti Sosial merupakan suatu kegiatan dimana dengan adanya kegiatan ini kita dapat merapatkan kekerabatan kita. Bakti sosial antar warga yang dilakukan oleh mahasiswa dan pengurus pesantren ini adalah untuk mewujudkan rasa cinta kasih, rasa saling menolong, rasa saling peduli kepada masyarakat luas yang sedang membutuhkan uluran tangan mereka. Dalam hal ini, Divisi Sosial dan Budaya (Sosbud) Pengurus Pusat Pondok Pesantren Al Munawwir bekerjasama dengan KKN UIN Sunan Kalijaga Angkatan 93 menyelenggarakan bakti social di  Dusun Baca Selanjutnya . . .

Gus Uzi; “Jangan Lupakan Peristiwa 17 Agustus 1945”

durasi baca: 2 menit Almunawwir.com – Kamis, 17 Agustus 2017. Ada yang berbeda dengan Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak, Yogyakarta. Di pagi hari, para santri biasanya disibukkan dengan setoran, kuliah, atau sekedar bersih-bersih. Tapi hari ini, semenjak pagi mereka sudah disibukkan dengan persiapan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-72. Upacara dilaksanakan di halaman pusat PP Al Munawwir dengan petugas upacara dari Komplek K2 dan paduan suara dari Komplek Q. Sedangkan yang bertindak sebagai inspektur upacara adalah K.H. Fairuzi Afiq Dalhar atau yang biasa disapa Gus Uzi. Dalam kesempatan tersebut beliau mengingatkan akan pentingnya memgingat peristiwa kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945. Baca Selanjutnya . . .