Kunci Menjadi Muslim yang Berintegritas

durasi baca: 3 menit[su_quote cite=“K.H. Dr. Hilmy Muhammad”]Kata kunci untuk menjadi seorang yang berintegritas ada tiga kata; kejujuran, komitmen, dan konsisten. Ketiga sifat itu menghasilkan sikap profesional, semangat juang, dan loyalitas baik saat memimpin atau dipimpin. Dan berdasarkan prinsip-prinsip tersebut, orang yang memiliki integritas akan diiringi oleh prestasi dan reputasi.  [/su_quote] Oleh :Dr. KH. Hilmy Muhammad Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh Jamaah Jumat rahimakumullah Mari kita haturkan rasa syukur sebesar-besarnya kepada Allah swt. yang telah memberi nikmat dan anugerah yang tak terhingga banyaknya. Mari ungkapan itu kita kuatkan melalui upaya kita dengan melaksanakan seluruh perintah Allah dan menjauhi seluruh larangannya. Kaum muslimin rahimakumullah Seperti yang Baca Selanjutnya . . .

Beberapa Adab Uluk Salam yang Sering Kita Lupakan

durasi baca: 3 menitOleh : KH. Fairuzi Afiq Dalhar Hadirin jamaah Jumat yang dimuliakan Allah… Terlebih dahulu kami ingin berwasiat kepada pribadi kami khususnya , pada siang hari ini marilah kita senantiasa melaksanakan apa-apa yang menjadi perintah Allah serta menjauhi apa-apa yang menjadi laranganNya. Hadirin rahimakumullah… Salah satu tuntunan agama Islam dalam mempererat hubungan persaudaraan di antara kaum muslimin yakni dengan mengucapkan salam/Assalamu’alaikum, merupakan salah satu syiar agama Islam yang sangat luar biasa. Di manapun kita berada, di belahan dunia ini, apabila kita mendengar ucapan salam, entah itu dari bangsa mana, negara mana, belahan Eropa ataupun Amerika, di benak, kita akan mengatakan “tentu Baca Selanjutnya . . .

Al Quran, Perempuan, dan Insan Kamil

K.H. Munawwir Abdul Fattah

durasi baca: 3 menitOleh : KH. M. Munawwir Abdul Fattah Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh… Jama’ah Jumat Rahikumullah… Marilah kita tingkatkan ketakwaan kita dengan senantiasa mencermati apa yang kita lakukan. Kalau yang kita lakukan jelas karena perintah Allah SWT dan Rasulullah SAW, maka segeralah kita lakukan. Akan tetapi, jikalau yang kita lakukan adalah hal maksiat, segeralah dibatalkan. Dengan demikian, In sya Allah kita akan menjadi orang yang beruntung fi ad-dunya wa al-akhirah. Jama’ah Jumat Rahikumullah… Dahulu kala ada tiga sahabat putri bertanya kepada Rasulullah SAW. Ketiga sahabat itu adalah Ummu Salamah-istri Nabi Muhammad dengan gelar Ummul Mukminin, Asma’ binti Umays dan Ummu Amaroh Al Anshoriyyah-seorang Baca Selanjutnya . . .

Wujud Cintanya Allah itu Cobaan Hidup

wujud cinta kepada Allah

durasi baca: 2 menitOleh: KH. Muhtarom Busyro, M.Pd. Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh Marilah bersama-sama kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah Swt. Ketakwaan itu merupakan satu kunci untuk dua pintu; pintu kehidupan di dunia dan juga pintu kehidupan akhirat. Barangsiapa menghendaki kesuksesan hidup di dunia, janganlah pernah memalingkan diri dari takwa. Dan barangsiapa yang menginginkan kebahagiaan di akhirat, maka ketakwaan jugalah yang menjadi modal utamanya. Jama’ah Jum’at Rahimakumullah Perlu diketahui, bahwa tidak selamanya kehidupan di dunia berjalan seperti yang apa yang diinginkan oleh manusia. Terkadang terasa berat cobaan yang menghadang, dan tidak jarang kehidupan berjalan lancar seperti yang diharapkan. baca juga : Nasionalisme Kaum Muslimin” Baca Selanjutnya . . .

Perintah Hidup Berhias Akhlaqul Karimah

durasi baca: 2 menitOleh: KH. Muhtarom Busyro, M.Pd Assalamu’alaikum Wr. Wb. Jama’ah Jum’ah Rahimakumullah.. Marilah kita meningkatkan iman kita kepada Allah Swt dengan melaksanakan perintahNya dan menjauhi segala laranganNya. Agar kita mendapat keberuntungan di dunia dan di akhirat kelak. Agama Islam memerintahkan supaya manusia memiliki akhlak yang mulia serta adab yang sempurna, yang manfaatnya akan kembali kepada dirinya dan semua orang yang berada di sekitarnya. Budi pekerti, sopan santun dan berakhlaqul karimah ini memiliki manfaat yang luar biasa. Ada manfaat yang kembali kepada diri sendiri, seperti jujur, tidak berbohong, tidak melakukan maksiat dan lain sebagainya. Ada pula yang mencurahkan buah manfaat kepada orang Baca Selanjutnya . . .

Kejujuran Menjadi Inti dari Keyakinan dan Keimanan

durasi baca: 3 menitBila Anda seorang santri atau pelajar, jangan menghindari giliran piket, jangan berlaku curang, jangan berbohong. Perbuatan demikian akan menjadi penyakit dan semakin parah. Oleh : Dr. KH. Hilmy Muhammad Jama’ah Jum’at rohimakumullah.. Marilah kita haturkan ungkapan syukur yang sebesar-besarnya kepada Allah Swt. yang telah memberi nikmat dan anugerah yang tak terhingga banyaknya. Mari juga hal itu kita upayakan melalui penguatan iman kita dengan cara melaksanakan semua perintah Allah Swt. dan menjauhi segala larangnNya. Kaum muslimin yang dimuliakan Allah. Berkata jujur itu penting. Karena hal itu diperintahkan oleh Allah. Sebaliknya, berbohong merupakan perilaku yang buruk dan berbahaya. Dan karena itu dilarang oleh Baca Selanjutnya . . .

Cerita Tawadhu’ dan Fadhilah Ketawadhu’an itu Sendiri

durasi baca: 4 menitOleh : KH. Fairuzi Afiq Dalhar* Tawadhu’ adalah sifat yang sangat mulia. Namun hanya segelintir orang yang mampu memilikinya. Ketika ada orang yang sudah memiliki gelar mentereng, berilmu tinggi, maupun memiliki harta melimpah dan mendapat amanah kedudukan lebih tinggi daripada publik, sedikit dari mereka yang memiliki sifat rendah hati atau tawadhu’. Ketika orang telah merasa semuanya telah ada digenggamannya, jarang dari mereka mengamalkan filosofi padi “semakin berisi, semakin merunduk”. Padahal, tawadhu’ merupakan perintah agama. Tawadhu’ adalah sifat antara rendah diri dan sombong. Tawadhu’ adalah menampakkan diri lebih rendah daripada orang lain yang memiliki derajat kemuliaan lebih tinggi daripada kita sendiri. Baca Selanjutnya . . .

Kemukjizatan dan Keindahan Al Qur’an

K.H. Munawwir Abdul Fattah

durasi baca: 2 menitTetapi Al-Qur’an, sesudah ditinggalkan Rasulullah saw tetapi masih ada dan dijaga oleh Allah dan kaum Muslim umat Muhammad sekalian hingga hari kiamat kelak. Oleh karena itu, Al-Qur’an, insyaallah akan tetap ada, tetap berfungsi sampai hari kiamat. Oleh : KH. M. Munawwir Abdul Fattah Dengan senantiasa mencermati  apa yang akan kita lakukan. Kalau yang kita lakukan itu jelas-jelas apa yang diperintahkan Allah dan perintah Rasulullah, maka segera lakukanlah. Tapi apabila itu maksiat kepada Allah dan ada larangannya dari Rasulullah, maka batalkanlah. Dengan demikian, insyaallah kita akan menjadi orang yang beruntung fi ad-dunya wa al-akhirah. Keindahan Al Qur’an tidak lagi bisa terbantahkan. Baca Selanjutnya . . .

Menumbuhkan Kesalehan Sosial

durasi baca: 2 menitTidak baik orang yang hanya mendirikan ibadah, tetapi tidak perhatian pada orang sekitarnya. Kanjeng Nabi Muhammad SAW. menegaskan: “tidak beriman, hingga tiga kali, terhadap orang yang membiarkan dirinya kekenyangan, sedangkan tetangganya dalam keadaan kelaparan“.   Oleh : KH. Hilmy Muhammad Jama’ah jum’ah rahimakmullah… Mari kita haturkan ungkapan syukur yang sebesar-besarnya kepada Allah Ta’alaa, yang telah memberi nikmat dan anugrah yang tak terhingga banyaknya. Mari kita upayakan untuk menguatkan taqwa kita dengan cara melaksanakan semua perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya. Kaum muslimin yang dimulyakan Allah, Iman Nawawi al-Bantani dalam kitab Nashaihul ‘Ibad mengutip sabda kanjeng Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam: Baca Selanjutnya . . .

Ajakan Menyerukan Amar Ma’ruf Dan Nahi Munkar

durasi baca: 2 menitOleh : KH. Fairuzzi Afiq Dalhar Pada hari Jumat siang, 6 Jumadil Awwal 1438/3 Februari 2017, seperti biasa seluruh umat muslim laki-laki seantero negeri melaksanakan shalat Jumat. Tak terkecuali di Masjid Al-Munawwir, Pondok Pesantren Al-Munawwir, Krapyak,Yogyakarta. Jama’ah shalat Jumat terdiri dari santri-santri, para ahlen, maupun warga masyarakat sekitar Krapyak. Pada kesempatan kali ini khotib shalat Jumat adalah beliau KH. Fairuzzi Afiq, pengasuh PP. Al-Munawwir komplek Nurussalam. Pada khotbahnya, KH. Fairuzzi Afiq atau biasa dipanggil Abah Uzi, menyampaikan bahwa dewasa ini perkembangan kehidupan manusia yang semakin tidak menentu dan tidak beraturan. Hal ini ditandai dengan menurunnya tingkat kehidupan sosial, saling tegur Baca Selanjutnya . . .

Berbakti Kepada Orang Tua Sebelum Jihad

durasi baca: 3 menitOleh: KHR. Abdul Hamid Abdul Qodir Berbakti kepada kedua orang tua, menghormat, taat kepada ibu dan bapak yang dalam bahasa kitab biasa disebut dengan ‘birrul walidayn’ adalah perintah Allah kepada kita semua. Dan merupakan salah satu amal saleh penyebab utama orang mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat. Dalam surah Al-Isra’, Allah subhanahu wa ta’ala berfirman; Wa qodho rabbuka an laa ta’budu illa iyyah, wa bil walidayni ikhsana “Dan Tuhanmu telah menetapkan, mewajibkan, agar kalian tidak menyembah selain Dia, Allah subhanahu wa ta’ala. Dan hendaknya kamu berbuat baik kepada ibu dan bapak”. Di dalam surah yang lain, Allah juga berfirman; anisykur lii Baca Selanjutnya . . .

Mengingat Allah Dan Berpikir Tentang Ciptaan Allah

durasi baca: 3 menitOleh: KH Munawwir Abdul Fattah Hal yang akan kami sampaikan pada kesempatan ini ialah hal yang paling mengesankan bagi Siti Aisyah. Suatu ketika sahabat Ibnu Mardiwaih dan Atha’ mengunjungi Siti Aisyah, kemudian ia bertanya, “Wahai Aisyah, apakah yang paling mengesankan bagimu tentang Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam?” Yang ditanya hanya menangis tersedu. Jawab Aisyah, “Semua yang diperbuat Rasulullah teramat mengesankan bagiku. Kalau aku harus menyebutkan yang paling berkesan adalah pada suatu malam, yakni malam giliranku, beliau tertidur berdampingan denganku. Kulitnya menyentuh kulitku. Kemudian beliau minta ijin untuk shalat; Wahai Aisyah, ijinkan aku untuk shalat.” Dijawab oleh Aisyah, “Demi Allah, aku Baca Selanjutnya . . .

Nasionalisme Kaum Muslimin

durasi baca: 2 menitOleh: KH Hilmy Muhammad Kaum muslimin yang dimuliakan Allah, masih banyak yang memiliki pemahaman keliru tentang nasionalisme. Nasionalisme kita kaum muslimin mestinya tidak sekedar cinta tanah air yang dilandaskan pada daerah, domisili, atau kawasan yang bersifat geografis. Juga tidak sekedar didasarkan pada hubungan kekeluargaan, kekerabatan, suku dan bangsa. Nasionalisme yang demikian sesungguhnya nasionalisme yang sempit, yang akan menjadikan seseorang memiliki fanatisme buta dan akibatnya bertindak sewenang-wenang dan semau-maunya. Ini seperti fanatisme yang ditunjukkan oleh presiden Amerika kala itu, John F. Kennedy, ketika mengatakan; “Right or wrong is my country. Benar atau salah, adalah negaraku.” Ungkapan ini jelas salah, karena yang Baca Selanjutnya . . .