Mbah Warson, Wajah Keteduhan hingga Keteladan

durasi baca: 5 menit Oleh: Hayatun Amanah Beberapa hari sebelum menulis kisah ini, saya dapat pesan lewat Whatsapp dari salah satu warga Halqimuna panitia untuk membuat tulisan bebas tentang Komplek Q. Tentu saja dengan seribu satu cerita indah yang menyertainya. Masih kata sang pengirim pesan, hal ini dalam rangka memeriahkan harlah Komplek Q. Dengan modal nekat karena tidak punya pengalaman menulis sedikitpun, saya mengiyakan. Tentu saja dengan diiringi rasa tidak percaya diri. Memulai corat-coret tentang Komplek Q, segera saja menyeruak beribu timbunan kenangan Komplek Q di benak saya. Tentang sosok Bapak, kiai idola kami para santrinya, Ibu Nyai yang super cantik dengan ke-istiqomah-an beliau, Baca Selanjutnya . . .

Sambut Haul Mbah Munawwir, Alumni Menggelar “Bahtsul Masa’il al-Qur’aniyyah”

durasi baca: 2 menit Krapyak- Dalam rangka memperingati haul al-maghfurlah simbah KH. M. Munawwir bin Abdullah Rosyad ke-80, keluarga besar alumni pondok pesantren Almunawwir (HIMMAH dan IKAPPAM) pada hari Jum’at, 15 Februari 2019 menyelenggarakan Bahtsul Masa’il al-Qur’aniyyah (BMQ). Acara ini bertempat di aula G pondok pesantren Al-Munawwir Yogyakarta dan dihadiri oleh sekitar 100 peserta. Dimulai sejak pukul 08.00, acara ini dipandu oleh ustadz Abdul Jalil dan ustadz As’ad Syamsul Arifin sebagai perumus. Sedangkan yang diberi amanat untuk menjadi penshahih adalah Romo KH. R. Abdul Hamid Abdul Qodir, Romo KH. Mukhtarom Ahmad, dan Dr. KH. Hilmi Muhammad. Terdapat 10 pertanyaan tentang berbagai persoalan yang berkaitan Baca Selanjutnya . . .

KH Abdul Hamid AQ : Almunawwir Pengemban Tugas Nasyrul Ilmi wad Din

durasi baca: 1 menit Krapyak – Memasuki majlis haul, acara diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Alquran dan pembacaan syair almunawwiriyyah. Setelah itu sambutan-sambutan. Sambutan pertama atas nama keluarga disampaikan oleh KH Abdul Hamid AQ. Dalam sambutannya beliau menyampaikan apabila ada kekurangan bagi bapak dan ibu, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya. Serta kami mengucapkan terima kasih kepada segenap pihak yang terlibat menyukseskan agenda haul ini. Kebesaran Pondok Pesantren Almunawwir ini tidak bisa dilepaskan dari sosok beliau KH M Moenawwir yang telah meninggalkan kita 80 tahun yang lalu. alfadhlu lil mubtadi wa in ahsanal muqtadi keutamaan itu milik Bagaimanapun keutamaan layak disandang oleh pendahulu-pendahulu kita. Walaupun Baca Selanjutnya . . .

Sebanyak 366 Khatimat Telah Diwisuda

durasi baca: 1 menit Krapyak – Terhitung sebanyak 366 khatimat yang menaiki panggung kehormatan di Haflah Khotmil Quran dan Haul Al Maghfurlah Simbah KH M Moenawwir bin Abdullah Rosyad ke-80, Jum’at (15/02/19). Jumlah 366 khatimat itu dibagi menjadi 5 kategori, yaitu; 201 khatimat juz 30 bil hifdzi, 88 khatimat 30 juz bin nadzri, 24 khatimat tahfidz anak 5 juz bil hifdzi, 34 khatimat 15 juz bil hifdzi, dan 19 khatimat 30 juz bil hifdzi. Acara yang dihadiri oleh undangan wali santri dan para bu nyai ini dimulai selepas Magrib. Dalam sambutannya, Ibu Nyai Hj. Ummi Salamah AQ sangat berharap kepada para santri supaya meneladani Baca Selanjutnya . . .

KH Muhammad Mukti : Mbah Munawwir Selalu Menjaga Salat Jama’ah Lima Waktu

durasi baca: 1 menit Krapyak – Mbah Munawwir iku termasuk ulama yang menjaga salat lima waktu. Mbah Munawwir tidak memberi ijazah kecuali kepada santri yang menjaga jama’ah salat lima waktu. “Salat jamaah itu buat memimpin Indonesia. Jama’ah itu bisa menjadi leadership training,” tutur KH Muhammad Mukti selaku pengisi mauidhoh hasanah pada pengajian haul al Maghfurlah KH M Moenawwir bin Abdullah Rosyad ke 80. “Karena itu, ojo wani-wani ninggal salat jama’ah,” pesan kiai yang juga dosen di IAIN Purwokerto itu. Dalam kesempatan ini, Kiai Mukti menyorot kekeramatan Simbah KH M Moenawwir. Antara lain mengenai banyaknya santri Mbah Moenawwir. “Santrinya Mbah Munawwir itu tersebar di seluruh Baca Selanjutnya . . .

Gus Hilmi: Dari Kamus Al Munawwir Betapa Banyak Murid Mbah Warson

durasi baca: 3 menit Krapyak – Gus Hilmi Muhammad berkesempatan mengisi mauidhoh hasanah dalam peringatan Haul Almagfurlah K.H. A. Warson Munawwir yang Ke-6. Kepala Madrasah MA Ali Maksum tersebut menyampaikan beberapa cerita mengenai almarhum, dari cara berpakainnya, kiprah organisasi, hingga cerita perjalanan mahakarya, Kamus Al Munawwir yang mendunia. Rabu, 12 Februari 2019 sore sekitar pukul 16.00 mendung mewarnai langit Krapyak. Tepat sore itu, Komplek Q memperingati Haul ke-6 sang maestro kamus, K.H. A. Warson Munawwir. Gus Fahmi bertindak sebagai pembawa acara dan Alvin sebagai qori’. Setelah mendengar sambutan keluarga oleh K.H. Muhtarom Busyro dan pembacaan tahlil oleh K.H. R. Najib Abdul Qodir, acara dilanjutkan Baca Selanjutnya . . .

Komplek Q Peringati Haul K.H. A. Warson Munawwir yang Ke-6

durasi baca: 1 menit Rabu, 12 Februari 2019, keluarga besar PP Al Munawwir Komplek Q meperingati Haul Almagfrulah K.H. A. Warson Munawwir yang ke-6. Sekitar pukul 16.00 acara yang bertempat di halaman mushollah barat tersebut dimulai. Gus Fahmi bertindak sebagai pembawa acara. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh Alvin. Memasuki acara berikutnya yakni sambutan keluarga yang diwakili oleh K.H. Muhtarom Busro atau biasa disapa dengan Pak Ayom. Dalam sambutannya, pengasuh Komplek M tersebut menyampaikan terima kasih kepada hadirin atas kedatangannya di majelis haul sekaligus memohon maaf atas segala kekurangannya dalam acara tersebut. Beliau juga memohon doa dan keberkahan bagi santri-santri Baca Selanjutnya . . .

KH Afif Muhammad : Qasidah Burdah Ini Memiliki Kekuatan Spiritual dan Sastra yang Tinggi

durasi baca: 2 menit Salawat Burdah merupakan sholawat yang tak asing di kalangan masyarakat Islam. Menurut KH. Afif Muhammad, salawat ini adalah salawat yang dapat diterima oleh berbagai masyarakat Islam di dunia. Pasalnya kebanyakan dari mereka adalah pengamal tasawuf dan tarekat, yang mana di dalam kitab B urdah terdapat hal-hal yang berhubungan dengan amalan tersebut. Kitab Burdah merupakan karya syair yang dikarang oleh Imam Abu Abdillah Al-Bushiri pada abad ke 7 H atau kurang lebih sekitar tahun 650 M. Beliau merupakan pujangga yang standar kesastraannya bisa dikatakan melebihi standar kesusastraan sastra Arab. Pada suatu masa beliau Imam Abu Abdillah Al Bushiri mengalami kelumpuhan sehingga Baca Selanjutnya . . .

Pembacaan Qasidah Burdah Pertahankan Tradisi Haul Mbah Munawwir

durasi baca: 2 menit Krapyak – Pembacaan Qosidah Burdah turut menyemarakkan peringatan Haul Almaghfurlah Simbah KH. M. Munawwir bin Abdullah Rosyad ke-80. Acara rutin ini dilaksanakan menjelang puncak haul sebagai wujud cinta mahabbah kepada Kanjeng Rasul Muhammad SAW rangkap dengan Mbah munawwir. Bertempat di halaman pesantren, acara dihadiri oleh ratusan santri, para pengasuh serta tamu undangan. Tahun ini Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak menggelar peringatan Haul dengan berbagai rangkaian acara seperti 80 majlis muqoddaman, ro’an akbar, 120 majlis sima’an, pembacaan qasidah burdah, dan sebagai puncaknya pada Jum’at, (15/02/19) mendatang akan digelar pula haflah Khotmil Qur’an putri. Nampak di lokasi deretan tenda acara dan pangung sudah Baca Selanjutnya . . .

120 Majlis Simaan Meriahkan Haul Mbah Munawwir ke-80

durasi baca: 2 menit Krapyak – Salah satu rangkaian acara peringatan Haul Al Maghfurlah KH M Moenawwir bin Abdullah Rosyad ke-80 yaitu 120 Majlis Simaan Alquran yang serempak diselenggarakan di Pesantren Almunawwir dan Pesantren Ali Maksum, masjid dan musala se Yogyakarta, Sabtu – Ahad (09-10/02/19). Simaan Alquran ini dilaksanakan juga di maqbaroh, instansi pemerintahan yang diikuti para kiai, santri, alumni, dan masyarakat sekitar. Simaan Alquran yang diselenggarakan serentak di berbagai tempat ini dilaksanakan usai subuh sampai selesai. Dari 120 majlis semaan, majlis laki-laki lebih banyak daripada majlis perempuan. baca juga : “Kisah Juang (2) : Khotimat Juz ‘Amma Termuda” Qori’ dalam majlis semaan ini Baca Selanjutnya . . .

Mengintip Persiapan Panitia Haul Mbah Munawwir ke-80

durasi baca: 2 menit Krapyak – Haflah Khotmil Quran dan Haul KH M Moenawwir ke-80 tinggal menghitung hari. Pada H-3 acara, panitia sibuk menyiapkan segala kebutuhan acara. Mulai dari konsumsi, akomodasi, perlengkapan, keamanan, hingga serangkaian latihan-latihan yang dijalani oleh para calon khotimat sejak November silam. Puncak acara yakni Khotmil Quran dan Majlis Haul akan diadakan pada Jumat, (15/02/19). Ketua Panitia Haul, Maulana Muchibburrohman menjelaskan, persiapan acara sudah mencapai 90 persen. Diperkirakan jamaah yang bakal hadir melebihi 5 ribu orang. Majlis Semaan Alquran (09/02/19) menandai dimulainya serangkaian acara pada haul kali ini. “Jumlah majlisnya pun lebih banyak dari tahun kemarin, sekarang ada 120 majlis yang Baca Selanjutnya . . .

Kisah Juang (2) : Khotimat Juz ‘Amma Termuda

durasi baca: 3 menit Hujan tak terlalu deras membasahi bumi Krapyak pada malam Selasa, 21 Januari 2019. Akan tetapi, hal tersebut tak menghalangi para santri untuk melangkahkan kaki ke Musola Barat (musbar) di Pondok Pesantren Komplek Q. Sejak November, mereka melakukan latihan khataman. Memasuki Januari porsi latihan semakin intens, dari yang hanya tiga kali seminggu, menjadi enam kali dalam seminggu. Diantara para santri yang mengikuti khataman, tersebutlah Shofia Nayyirotul Maghfiroh merupakan salah satu khotimat yang tergabung dalam Juz 30 bil hifdzi. Santri kelahiran Ponorogo ini merupakan khotimat termuda selain santri Madrasah Tahfidz Putri Anak (MTPA) yang juga akan melaksanakan khataman pada waktu yang sama. Baca Selanjutnya . . .

Kisah Juang (1) : Azreen, Khotimat 15 Juz Termuda Sering Nglindur Sambil Nderes

durasi baca: 3 menit Khataman yang akan diselenggarakan Februari ini adalah event rutinan bagi Pondok Pesantren Al Munawwir Komplek Q. Event yang diadakan dua tahun sekali itu adalah panggung bagi para khatimat yang terdiri dari khatimat juz ‘amma, bin nadzri 30 juz, bil hifdzi 15 juz, dan bil hifdzi 30 juz. Para peserta khatimat terdiri dari berbagai kalangan, termasuk juga dari Madrasah Tahfidz Putri Anak (MTPA). Sebanyak 41 anak dari MTPA menjadi peserta khataman tahun ini. Nah, dari ke-41 anak tersebut, terdapat satu anak peserta bil hifdzi 15 juz. Dia adalah Alya Awza Azreena. Azreen -sebagaimana ia biasa dipanggil- adalah siswi kelas enam SD Baca Selanjutnya . . .

Wasathiyah: Solusi Pembulatan Fatwa dan Intoleransi Massa

durasi baca: 2 menit Dewasa ini, penerapan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat berangsur pudar. Apalagi bila hal tersebut menyinggung persoalan agama. Meski demikian, NU tetap berpegang teguh pada sikap wasathiyah, yakni sikap yang tidak condong ke kanan ataupun kiri. Sikap inilah yang menjadi penguat tradisi NU sampai sekarang. Menurut Dr. KH. M. Habib A. Syakur, M.Ag dalam Seminar Ke-Aswajaan, perbedaan adalah keniscayaan abadi. Suatu bangunan pasti membutuhkan material yang berbeda-beda. Meskipun demikian, suatu bangunan bertumpu pada pondasi yang sama. Hal serupa tercermin dalam performasi Islam. Sekalipun berbeda-beda dalam menetapkan fatwa hukum, performasi Islam harus bersumber pada satu aspek fundamental yang sama, yakni syahadat. Pengasuh PP Baca Selanjutnya . . .

Harlah NU 93, Keluarga Santri Jawa Timur Selenggarakan Seminar Keaswajaan

durasi baca: 2 menit Yogyakarta- Dalam rangka memperingati hari lahir NU ke-93, Keluarga Santri Jawa Timur Krapyak (KASAJI Krapyak) pada hari Ahad, 27 Januari 2019 menyelenggarakan Seminar Ke-Aswajaan yang bertajuk “NU yang Saya Anut, NU yang Saya Pahami, NU yang disalahpahami.” Acara yang berlokasi di gedung PWNU Daerah Istimewa Yogyakarta ini dihadiri sekitar 200 peserta. Dimulai sejak pukul 09.30, acara ini menghadirkan 3 pembicara yang merupakan praktisi NU. Masing-masing pemateri menyampaikan persoalan ke-NU-an dari sudut pandang kiai, akademisi, dan santri. Seminar ini dibuka oleh Faishol Amin, mahasiswa UIN Sunan Kalijaga, selaku moderator. Dari sudut pandang kiai, hadir KH. Drs. M. Habib A. Syakur, MA Baca Selanjutnya . . .