Mbah Ali, Pohon Kristen dan Anomali Logika Beragama

durasi baca: 3 menit Pernah suatu ketika, KH Ali Maksum jalan-jalan di sekitar pesantren. Beliau sering melakukan kegiatan tersebut, berniat untuk memantau kondisi di sekitar lingkungan pesantren. Entah itu kondisi santrinya, pun masyarakat di sekitarnya. Senyum dan sapa adalah ciri khas Mbah Ali ketika berpapasam dan bertemu dengan orang lain. Pemandangan santri berbaris berderet panjang untuk bersalaman juga hal lazim bagi Mbah Ali. Sejauh beliau berjalan, nampak kondisinya sesuai dengan apa yang selalu beliau harapkan: “baik-baik saja”. Santri berkegiatan seperti biasa, ada yang mengaji Qur’an, belajar, mencuci dan tidak sedikit yang sedang ngopi berdiskusi. Ya begitulah, kultur pesantren yang dibangun oleh Mbah Ali adalah Baca Selanjutnya . . .

Konstruksi Kepemimpinan dan Peninggalan Nabi Sulaiman AS. [BAGIAN III]

durasi baca: 2 menit Oleh : Elma Nafi’atul Maulida* Salah satu peninggalan bersejarah Nabi Sulaiman yang masih ada sampai saat ini adalah Candi Borobudur. Menurut KH.Fahmi Basya, ahli matematika Islam, Candi Borobudur merupakan peninggalan Nabi Sulaiman yang ada di tanah jawa. Terdapat ciri-ciri Candi Borobudur yang menjadi bukti sebagai peninggalan putra Nabi Daud tersebut. Di antara bukti kebenarannya adalah hutan atau negeri Saba’. Makna Saba’, nama Sulaiman, buah maja yang pahit. Dipindahkanya istana Ratu Saba’ ke wilayah kekuasaan Nabi Sulaiman, bangunan yang tidak terselesaikan oleh para jin, tempat berkumpulnya Ratu Saba’, dan lain sebagainya. Rizem (2014:488). Tentu saja banyak orang yang tidak percaya bila Baca Selanjutnya . . .

Konstruksi Kepemimpinan dan Peninggalan Nabi Sulaiman AS. [BAGIAN II]

durasi baca: 2 menit Oleh : Elma Nafi’atul Maulida* Ada hal yang menarik mengenai keberadaan Istana Nabi Sulaiman, jika dikaitkan dalam situasi terkini di dunia internasional. Orang-orang Yahudi meyakini bahwa, konon, pondasi Kuil Nabi Sulaiman ini berada di bawah bangunan Masjidil Aqsha. Mendengar kabar tersebut, beberapa penggalian terhadap masjid ini pun masih dilakukan oleh kaum Yahudi hingga saat ini. Akan tetapi, mereka tidak menemukan apa-apa. Konon kuil tersebut terletak di Bukit Zaitun. Letaknya di antara Masjid Al-Aqsha dan Dome of the Rock, yaitu masjid yang dibangun oleh Khalifah Al-Walid dari Dinasti Umayyah. Tidak hanya itu, dalam sejarah, Nabi Sulaiman juga telah dikisahkan membangun Masjid Baca Selanjutnya . . .

Konstruksi Kepemimpinan dan Peninggalan Nabi Sulaiman AS. [BAGIAN I]

durasi baca: 2 menit Oleh: Elma Nafi’atul Maulida* Nabi Sulaiman (sekitar 975-935 M) adalah putra raja termasyhur Bani israil, yakni Daud. Sebagaimana ayahnya, ia dikenal sebagai raja yang kaya raya dan memiliki kelebihan dapat berbicara dengan seluruh binatang dan burung-burung, menaklukan angin, laut dan udara. Bahkan jin-jin pun tunduk dan patuh kepada perintahnya. Sepeninggal ayahnya, Nabi Sulaiman menggantikan posisi ayahnya sebagai seorang raja bagi Bani Israil. Nama Sulaiman disebut di dalam Al-Qur’an sebanyak 16 kali. Namanya tersebar dalam tujuh surat, yakni QS. Al Baqarah [2]: 102, QS. An Nisaa’ [4]: 163, QS. Al An’am [6]: 84, QS. Al Anbiyaa’[21]: 78-82, QS. An Naml [27]: Baca Selanjutnya . . .

Pondok Pesantren Al Munawwir Menjawab Tantangan Ekonomi

durasi baca: 2 menit Oleh : Khansa’ Syuraidah* Dewasa ini, mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah. Bertumpu pada penglihatan kita atas angka peningkatan jumlah pengangguran di Indonesia yang makin memprihatinkan. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, jumlah pengangguran di Indonesia mengalami kenaikan sebesar 10.000 orang terhitung dari Agustus 2016. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi kids zaman now. Terutama penulis sendiri dan barangkali Anda yang seorang santri. Mengutip pendapat Emha Ainun Najib (cak Nun): Kutipan tersebut penulis maknai seperti ini, memiliki mental wirausaha/wiraswasta sangat dibutuhkan guna menghadapi ketersediaan lapangan pekerjaan yang tidak seimbang dengan jumlah penduduk Indonesia. Untuk itu sebagai kids zaman now hal Baca Selanjutnya . . .

Mengenal Para Pendiri Pesantren Era Awal di Jawa

durasi baca: 2 menit oleh : Rizal Fathurrohman* Judul : Napak Tilas Masyayikh Penulis : M. Sholahuddin Penerbit : Nous Pustaka Utama Cetakan : II, Juni 2015 Tebal : xi + 208 halaman Dalam buku ini terdapat kurang lebih lima belas biografi Pendiri Pesantren Tua di Jawa-Madura, di antaranya; Pesantren Kajen Pati, Pesantren Mlangi Sleman Yogyakarta, Pesantren Babakan Ciwaringin Cirebon {1705}, Pesantren Mojosari Nganjuk {1920}, Pesantren Qomarudin Gresik {1775}, Pesantren Kempek Cirebon {1901}, Pesantren Mranggen Demak {1905}, Pesantren Suryalaya Tasikmalaya {1905}, Pesantren Lirboyo Kediri {1910}, Pesantren Krapyak Yogyakarta {1910}, Pesantren Denanyar Jombang {1917}, Pesantren Ploso Kediri {1924}, Pesantren Gontor Ponorogo {1926}, Pesantren Cipasung Tasikmalaya Baca Selanjutnya . . .

Pesantren Al Munawwir : Peran Konkrit Demi Masyarakat Bangkit

durasi baca: 3 menit Oleh: Nur Wakhidah* al-Muhafadhotu ‘ala qadimi al-Shalih wa al-Akhdzu bi al-Jadid al-Ashlah “Menjaga tradisi-tradisi lama sembari menyesuaikan dengan tradisi-tradisi modern yang lebih baik” Kaidah inilah yang tampak telah diterapkan di Pondok Pesantren Al Munawwir–dan pesantren lainnya– dalam ikhtiar untuk turut berpartisipasi sekaligus berkontribusi terhadap dialektika perkembangan zaman (modernitas). Pemilihan kaidah ini sebagai dasar dalam menghadapi perkembangan zaman, adalah pilihan yang baik, bijaksana dan tentunya tepat. Seperti lazim kita ketahui, pesantren dalam merespon fenomena perkembangan zaman, paling tidak ada tiga bentuk respon yang ajeg kita temui. Pertama, respon lembaga keislaman dengan menolak secara penuh segala bentuk perkembangan zaman. Tak dapat dipungkiri, Baca Selanjutnya . . .

Dinamika Pesantren Krapyak : “Mulai dari Pendidikan Al-Qur’an hingga Membangun Karakter Qur’ani”

durasi baca: 3 menit Oleh : Nur Lailatil Mubarokah* Fakta sejarah mengungkapkan bahwa lembaga pendidikan Islam merupakan faktor yang cukup berpengaruh dalam dinamika perkembangan Islam di Nusantara. Salah satu lembaga pendidikan Islam tradisional yang sampai saat ini masih memberikan kontribusi positif bagi dinamika Islam di Nusantara adalah pondok pesantren. Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang pertama kali berdiri di Indonesia. Sampai di era modern, pesantren tetap mampu menunjukkan vitalitasnya sebagai kekuatan sosial, kultural dan keagamaan yang, turut membentuk bangunan dari kebudayaan Indonesia modern. Pesantren memberikan peluang dalam menghidupkan syiar Islam kepada masyarakat. Karena tidak jarang di lembaga-lembaga pendidikan formal, seperti universitas, diadakan kajian-kajian Baca Selanjutnya . . .

Panduan Menulis bagi Pemula

durasi baca: 3 menit Krapyak, “Menulis adalah 90 persen lebih motivasi. Sisanya adalah teknis, seperti bagaimana dan apa saja cara menulis” terang Aguk saat mengisi dialog jurnalistik pada acara Training Motivation. Sesi Motivasi ini merupakan rangkaian acara Orientasi Santri Baru atau yang biasa disebut OSABA yang diselenggarakan oleh Komplek R2 di Aula G Ponpes Al Munawwir, Minggu (17/12). Peserta yang mengikuti acara tersebut terdiri dari santri baru Komplek R2 dan santriwati dari komplek lain. Penulis yang memiliki nama panjang Aguk Irawan MN ini, dalam acara ini mencoba berbagi panduan menulis dengan para penulis pemula. Menurut Aguk, ada dua hal penting yang perlu digarisbawahi saat Baca Selanjutnya . . .

Menulis sebagai Penebus Dosa

durasi baca: 3 menit Krapyak, Minggu (17/12), Sastrawan Aguk Irawan MN menjadi pemateri sesi Training Motivation di Aula G Ponpes Al Munawwir. Penulis novel best seller Haji Backpacker ini memberi materi jurnalistik sekaligus motivasi menulis kepada sekitar 100 peserta yang hadir dalam acara Training Motivation yang diselenggarakan oleh Komplek R2. Sesi Motivasi ini merupakan serangkaian acara OSABA (Orientasi Santri Baru) Komplek R2. Acara ini dikhususkan untuk santri baru Komplek R2 dan terbuka untuk santriwati komplek lain. Pria yang akrab disapa Aguk ini membuka acara dengan membawakan puisi karya Al Fairuz, salah satu penyair Palestina. Pembacaan puisi ini diniatkan sebagai salah satu bentuk kepedulian kepada Baca Selanjutnya . . .

OSABA Komplek R2 2017 : “Mengenali Potensi Diri dalam Modernisasi Ukhuwah Islamiyah”

durasi baca: 2 menit Krapyak (16/12/17), Pondok Pesantren Al Munawwir Komplek R2 mengadakan Orientasi Santri Baru–OSABA. Acara yang telah menjadi agenda tahunan ini merupakan serangkaian acara yang dikhususkan untuk santri baru Komplek R2 dengan mengusung tema “Mengenali Potensi Diri dalam Modernisasi Ukhuwah Islamiyah” dan berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 16 sampai 17 Desember 2017. Dibandingkan dengan tahun lalu, OSABA tahun ini diikuti oleh 43 santriwati, terhitung lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Luthfatun Nisa, selaku ketua panitia menuturkan, “OSABA ini hukumnya fardlu ain bagi santri baru. Tujuannya agar meningkatkan ukhuwah santri lama dengan santri baru. Selain itu juga mengenalkan santri dengan sekitar, seperti keluarga Baca Selanjutnya . . .

Kunjungan Staff Kepresidenan ke Pesantren Al Munawwir

durasi baca: 2 menit Almunawwir.com – Jum’at (15/12/2017) Staff Khusus Kepresidenan Republik Indonesia mengunjungi Pondok Pesantren Al Munawwir. Setelah seminggu sebelumnya Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Drs. Teten Masduqi datang untuk sowan kepada dewan pengasuh pesantren. “Kunjungan kali ini diniatkan dalam rangka serap aspirasi dari para santri sekaligus sosialisasi program dan lembaga Staff Kepresidenan. Bahwa lembaga ini baru ada dan terbentuk di era kepresidenan Jokowi. Kami bertugas untuk menganalisis, merencanakan hingga merealisasikan program Presiden Jokowi.”, tutur Dimas Oky Nugroho, Ph.D selaku pimpinan Staff Kepresidenan dalam kunjungan kali ini yang juga sebagai Staff Khusus Kepala Staf Kepresidenan RI. Dalam kunjungan ini, Oky ditemani oleh tiga Staff Baca Selanjutnya . . .

Memperingati Kelahiran Sang Cahaya diatas Cahaya

durasi baca: 3 menit Oleh : KH. Fairuz Afiq Dalhar* Pada 12 Rabiul Awal ini kita merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kenapa kita harus memperingatinya? Lalu siapakah Nabi Muhammad itu? Apa kehebatan daripadanya sehingga perlu diperingati tidak hanya pada hari wafat namun juga kelahirannya. Nabi Muhammad SAW adalah manusia biasa namun beliau dalam bentuk fisik, bentuk tubuhnya itu paling sempurna. Akhlaknya paling sempurna. Tubuhnya paling bagus, dan akhlaknya paling bagus. Sehingga ia adalah makhluk paling sempurna di alam jagat raya ini. Selain itu, sosok Kanjeng Nabi jika berdiri dengan orang yang lebih tinggi beliau tidak merasa lebih tinggi. Jika berdiri dengan orang yang lebih Baca Selanjutnya . . .

Perintah Hidup Berhias Akhlaqul Karimah

durasi baca: 2 menit Oleh: KH. Muhtarom Busyro, M.Pd Assalamu’alaikum Wr. Wb. Jama’ah Jum’ah Rahimakumullah.. Marilah kita meningkatkan iman kita kepada Allah Swt dengan melaksanakan perintahNya dan menjauhi segala laranganNya. Agar kita mendapat keberuntungan di dunia dan di akhirat kelak. Agama Islam memerintahkan supaya manusia memiliki akhlak yang mulia serta adab yang sempurna, yang manfaatnya akan kembali kepada dirinya dan semua orang yang berada di sekitarnya. Budi pekerti, sopan santun dan berakhlaqul karimah ini memiliki manfaat yang luar biasa. Ada manfaat yang kembali kepada diri sendiri, seperti jujur, tidak berbohong, tidak melakukan maksiat dan lain sebagainya. Ada pula yang mencurahkan buah manfaat kepada orang Baca Selanjutnya . . .