HUT RI Ala Santri; “Bermetamorfosa Menjadi Santri Modern”

durasi baca: 2 menit Almunawwir.com – (Ahad, 27/08/2017) Masih dalam suasana Kemerdekaan RI ke-72, komplek R2 Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak, pada ahad pagi sukses mengadakan acara senam sehat dan lomba 17-an. Setelah minggu lalu telah ikut berpartisipasi dalam acara Karnaval Krapyak, acara kali ini menjadi puncak dari rangkaian kegiatan memeriahkan Dirgahayu RI ke-72 ala santri–komplek R2. Bertempat di lapangan Patmasuri, acara di hadiri oleh seluruh Santri Komplek R2 sekaligus menjadi peserta senam sehat dan lomba 17-an. Acara sendiri di mulai sekitar pukul 08:00 WIB pagi, di buka dengan senam sehat, santri komplek R2 terlihat antusias mengikuti acara. Naila Latifah, selaku ketua komplek R2 mengatakan Baca Selanjutnya . . .

Lebih Baik Diam dan Sabar Ketika Dihadapkan dengan Berbagai Ujian Hidup

durasi baca: 4 menit “Cinta itu perang, yakni perang yang hebat dalam rohani manusia. Jika ia menang, akan didapati orang yang tulus ikhlas, luas pikiran, sabar dan tenang hati. Jika ia kalah, akan didapati orang yang putus asa, sesat, lemah hati, kecil perasaan dan bahkan kadang-kadang hilang kepercayaan pada diri sendiri” -Buya Hamka- Seorang ulama, aktivis dan sastrawan Indonesia 1908-1981 Oleh : Irfan Asyhari Sabar adalah suatu sikap menahan emosi dan keinginan, serta bertahan dalam situasi sulit dengan tidak mengeluh.  sabar merupakan kemampuan mengendalikan diri yang juga dipandang sebagai sikap yang mempunyai nilai tinggi dan mencerminkan kekokohan jiwa orang yang memilikinya. Semakin tinggi kesabaran Baca Selanjutnya . . .

Bakti Sosial : “Mewujudkan Kepedulian dan Rasa Cinta Kasih”

durasi baca: 2 menit Almunawwir.com – (Ahad, 20/8/17) Bakti Sosial (BAKSOS), Bakti sosial atau lebih dikenal sebagai baksos merupakan salah satu kegiatan wujud dari rasa kemanusiaan antara sesama manusia. Bakti Sosial merupakan suatu kegiatan dimana dengan adanya kegiatan ini kita dapat merapatkan kekerabatan kita. Bakti sosial antar warga yang dilakukan oleh mahasiswa dan pengurus pesantren ini adalah untuk mewujudkan rasa cinta kasih, rasa saling menolong, rasa saling peduli kepada masyarakat luas yang sedang membutuhkan uluran tangan mereka. Dalam hal ini, Divisi Sosial dan Budaya (Sosbud) Pengurus Pusat Pondok Pesantren Al Munawwir bekerjasama dengan KKN UIN Sunan Kalijaga Angkatan 93 menyelenggarakan bakti social di  Dusun Baca Selanjutnya . . .

Gus Uzi; “Jangan Lupakan Peristiwa 17 Agustus 1945”

durasi baca: 2 menit Almunawwir.com – Kamis, 17 Agustus 2017. Ada yang berbeda dengan Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak, Yogyakarta. Di pagi hari, para santri biasanya disibukkan dengan setoran, kuliah, atau sekedar bersih-bersih. Tapi hari ini, semenjak pagi mereka sudah disibukkan dengan persiapan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-72. Upacara dilaksanakan di halaman pusat PP Al Munawwir dengan petugas upacara dari Komplek K2 dan paduan suara dari Komplek Q. Sedangkan yang bertindak sebagai inspektur upacara adalah K.H. Fairuzi Afiq Dalhar atau yang biasa disapa Gus Uzi. Dalam kesempatan tersebut beliau mengingatkan akan pentingnya memgingat peristiwa kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945. Baca Selanjutnya . . .

Silaturrahmi Qur’ani; Syekh Mahdi, Uni Emirat Arab dan Syekh Nasheer, Mesir

durasi baca: 3 menit “Para penghafal itu adalah orang istimewa, orang pilihan. Pasukan khusus Allah, yang terkhusus dari yang khusus. Maka berbanggalah anda telah terpilih menjadi pasukan khusus ini. Pasukan yang menjaga kalam Ilahi” Almunawwir.com, Sabtu (19/8/2017), Seuasai Sholat Dzuhur,  ada hal yang mewaranai salah satu gedung di Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak. Sebab kerawuhan tamu agung dari mancanegara, yakni Syekh Mahdi dari Daubai, Uni Emirat Arab dan Syekh Nasheer dari Mesir. Selain guru yang mafhum tentang berbagai ilmu Qur’an, beliau juga adalah seorang Syekh yang mahir dalam Qiroat ‘Asroh (memiliki sepuluh cara baca Al-Qur’an dengan meng-itba’ kepada sepuluh Qiroat Masyhuroh). Kedatangan beliau-beliau ke Baca Selanjutnya . . .

Refleksi Kemerdekaan; “Merah Putih Darah Santri”

durasi baca: 3 menit “Indonesia tidak hanya dibangun dengan senjata, darah dan air mata, tapi juga berdiri karena keikhlasan dan perjuangan para santri yang berdarah merah putih” Oleh : Irfan Asyhari Jiwa Semangat NKRI Santri yang masih menganga dalam api pesantren, semangatnya yang tiada henti mengkaji segala ilmu tuk bekal ukhrowi, meskipun terkadang realitas tak seakrab dengan hati, namun berkat cinta seorang santri, NKRI selalu dihati. Public Figur Pesantren adalah Kiai, dimana ketika kiai memberikan Wejangan, maka petuah tersebut yang harus dilaksanakan oleh santri. Kiai merupakan figur yang berwibawa dan berkharismatik karena ilmu yang dimilikinya. Para santripun “manut, tunduk dan patuh dengan (ngendikanipun) wejangannya Baca Selanjutnya . . .

Santri NKRI

durasi baca: 2 menit “Mencintai berarti menghargai… Menghargai berarti mengingat, mensyukuri, dan membanggakan…” Oleh : Laili Ummu Tak terasa 72 tahun sudah kita merayakan hari kemerdekaan kita, sebuah momentum yang akan menjadi hari spesial bagi negeri ini yang sangat di tunggu – tunggu setiap waktunya. Santri pun juga memiliki andil yang besar dalam  perjuangan kemerdekaannya. Namun yang menjadi sebuah pertanyaan, apakah kita sudah benar – benar mencintai negeri ini? apalagi menghargai jasa para pahlawan? Di era milenium yang serba instan ini, menjadikan masyarakat indonesia khususnya santri seakan lupa bahwa kemerdekaan yang kita dapat hari ini bukan sebuah sesuatu yang instan dan tanpa perjuangan. Sejarah Baca Selanjutnya . . .

Merah Putih di Langit Krapyak, Ratusan Santri Upacara HUT RI ke-72

durasi baca: 2 menit Ketika sejarah mencatat, santri lah yang pertama kali mengangkat bendera maju di medan perang Krapyak- Semangat kebangsaan menyemarakkan upacara Proklamasi Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia menggelora di halaman pusat Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak Yogyakarta, Kamis (17/8) pagi. Gladi bersih sebelum acara dimulai  pukul 07.00 WIB dengan menggunakan dresscode ala santri. Sarung, koko putih, songkok tidak terlepas dari identitas sebagai seorang santri. Yusuf Haryono, sebagai salah satu pemrakarsa diadakannya upacara proklamasi kemerdekaan Indonesia yang ke-72 ini merasa upacara kemerdekaan sangat diperlukan sekali untuk mengenalkan bahwa santri merupakan bagian dari negeri dan santri wajib mensyukuri nikmat yang telah diberikan melalui perjuangan-perjuangan pahlawan Baca Selanjutnya . . .

WISUDA MADRASAH SALAFIYAH V

durasi baca: 2 menit Almunawwir.com – (Sabtu, 12/08/2017), Pondok Pesantren Al Munawwir Komplek R2 di bawah asuhan Ibu Nyai Ida Fatimah Zainal Abidin M.S.I. telah menyelenggarakan serangkaian acara Wisuda dan Penerimaan Rapor Madrasah Salafiyah V. Acara tahunan ini tentu sangat dinanti-nantikan para santriwati dan menjadi acara yang cukup mendebarkan. Tahun ini Madrasah Salafiyah V berhasil mewisuda 13 santriwati Diniyah kelas IVnya. Acara ini berlangsung  khidmat di Aula G, selain dihadiri oleh seluruh santri komplek R2 dan Ibu Nyai Hj. Ida Fatimah ZA, acara juga dihadiri oleh Dr. Phil Sahiron Syamsudin selaku Penasehat Madrasah Diniyah V dan jajaran Asatidz. Suasanapun seketika terasa formal namun tetap Baca Selanjutnya . . .